Suara.com - Kedekatan pengacara Hotman Paris Hutapea dan pendakwah Ustaz Abdul Somad (UAS) kian erat, Bahkan, Hotman Paris sempat meminta mantan dosen UIN Suska Riau tersebut agar bersikap lembut pada non muslim.
Dalam sebuah momen bincang digital, Hotman menanyakan isi ceramah UAS yang dinilai banyak menyinggung nonmuslim. Terlebih, kata Hotman, UAS memiliki banyak fans sehingga ucapannya bisa memicu pro dn kontra.
“Pak Somad inikan, sudah banyak fansnya apapun yang diucapkan bisa kadang-kadang sensitif. Itu bisa mengandung pro dan kontra dari yang berbeda agama,” ujar Hotman seperti dikutip Hops.id--jaringan Suara.com--dari Youtube Ustadz Abdul Somad Official, Sabtu 13 Juni 2020.
Di momen tersebut, Hotman juga meminta UAS untuk bersikap lebih lembut dengan non muslim. Bukan tanpa alasan. Menurut Hotman, sikap lembut ini supaya UAS lebih banyak memiliki fans.
“Pak Somad kan sudah banyak fansnya, saya menyarankan agar lebih lembut, lebih akomodatif, terhadap yang juga beda agama jadi lebih banyak fansnya nanti,” ujar Hotman.
Mendapati pertanyaan Hotman Paris, Ustaz Abdul Somad hanya membalas dengan senyum tipis. Setelah terdiam beberapa detik, dia menjawab pertanyaan Hotman Paris perlahan dan hati-hati.
“Begini Bang Hotman, saya ini dari kecil bertetangga berkawan, datang ke rumah, bertamu dengan orang, beda agama. Karena saya lahir di Sumatera utara Kabupaten Asahan,” ujar UAS.
UAS menceritakan dirinya berasal dari lingkungan yang multiagama sehingga ia tahu bagaimana menghormati dan hidup berdampingan dengan nonmuslim.
Mengenai videonya yang beredar soal nonmuslim, dia beranggapan video tersebut merupakan video potongan dan bukan untuk disiarkan kepada publik.
Baca Juga: Hotman Paris Mau Bunuh Diri Ditolong Tukang Becak dan 4 Berita Heboh Lain
“Setelah saya sekolah di Mesir dan belajar agama Islam, saya ceramah di tengah tanah lapang, ada yang di stadion, jadi semua bisa dengar ceramah satu persatu. Tapi soal ceramah yang viral, itu ceramah di dalam ruangan, di masjid, dan di dalam ruangan. Misalnya saat salat subuh, dan dalam kapasitas menjawab pertanyaan orang,” kata UAS.
Ia memang merasa banyak oknum yang sengaja mengambil hasil ceramah, dan video tersebut dipotong, sehingga makna utamanya sudah hilang.
“Itu (video yang beredar viral) sudah kira-kira 4-5 tahun yang lalu, saya sampai lupa itu tepatnya kapan. Itu biasanya di masjid, tidak untuk publik, menjawab pertanyaan orang. Ini yang harus diklarifikasi,” ujar UAS.
Menurut UAS, video yang diviralkan orang biasanya dipotong-potong. Karena merasa topik yang diajukan Hotman Paris terlalu sensitif, dan di sisi lain dirinya sudah clear dengan masalah itu ia mengatakan tak ingin membahasnya lebih lanjut dengan Hotman.
“Dan sayapun tak ingin membahas itu sebagaimana Bang Hotman tak ingin membahas itu. Saya kira sudah saya clear kan.”
Video Live Streaming berjudul ‘Bincang Bersama Hotman Paris’ di laman akun Youtube UAS itu telah ditonton 189 ribu kali sejak 16 jam ditayangkan. Juga mendapat simpati 15 ribu like dari penontonnya.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Mau Bunuh Diri Ditolong Tukang Becak dan 4 Berita Heboh Lain
-
Hotman Paris Curhat ke UAS, Pernah Mau Bunuh Diri karena Stres
-
Alasan Hotman Paris Belum Mau Komentari Kasus Novel Baswedan
-
Ditanya soal Penyiraman Air Keras ke Novel, Hotman Paris Bilang Begini
-
Singgung Kasus Novel Baswedan di Depan Hotman Paris, UAS Ungkap Kejanggalan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi
-
Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!
-
Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi
-
Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika
-
Untar Hormati Proses Hukum Gugatan Mahasiswa, Klaim Sudah Upayakan Penyelesaian Kekeluargaan
-
Akhiri Banjir Seatap, Kemanggisan Kini Ditata: Jalan Inspeksi Harus Bebas Bangunan Liar!
-
Kader Gerindra Jadi Tersangka Suap Jabatan, Partai Serahkan Kasus ke KPK
-
11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan
-
'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!
-
Mengapa Masa Depan Kendaraan Listrik Mungkin Tak Lagi Bergantung pada Nikel?