Suara.com - Psikolog anak Kak Seto selama ini dikenal publik memiliki penampilan yang ikonik. Tak lain mengenai gaya rambut poni miliknya.
Gaya rambut Kak Seto menjadi sorotan lantaran dianggap konsisten. Meski usianya sudah 68 tahun, Kak Seto tetap tampil klimis dengan rambut poninya.
Walhasil, banyak orang yang bertanya-tanya mengenai rahasia rambut Kak Seto. Seiring berjalannya waktu, akhirnya rasa penasaran itupun terjawab.
Kak Seto tak memungkiri dirinya mendapat banyak pertanyaan mengenai rambut poni ciri khasnya. Namun, ia menegaskan bahwa rambut itu asli, bukan wig.
"Banyak yang menanyakan ke saya apakah rambut saya ini wig atau apa begitu. Saya mengatakan bukan, ini rambut asli," ungkap Kak Seto lewat vlog YouTube pribadinya seperti dikutip Suara.com.
Pembawa acara televisi Si Komo itu lalu membeberkan rahasia di balik rambut poninya. Ia mengaku selama 17 tahun belakangan, memiliki penata rambut pribadi bernama Andre.
"Saya sudah coba memotong dengan kakak-kakak yang lain. Memang cukup populer di salon masing-masing. Tapi ya tidak semuanya cocok. Jadi selama 17 tahun tetap setia memilih mas Andre," imbuhnya.
Bahkan meski Andre sudah pindah ke Bali, Kak Seto tetap mengandalkan jasa penata rambut itu.
Saking sudah merasa cocok, ia bahkan rela mendatangi Andre ke Bali hanya untuk memotong rambut. Atau sebaliknya, Andre yang akan menghampiri Kak Seto di Jakarta.
Baca Juga: Kak Seto Minta Kasus ABG 'Slenderman' Jadi Pembelajaran Keluarga Indonesia
"Saya biasanya potong rambut kalau nggak pergi ke Bali, atau mas Andre yang ke Jakarta. Tapi pernah suatu saat hendak mengisi seminar di Surabaya. Saya menghubungi mas Andre dan dia datang," ujar Kak Seto.
Pun saat ditanya mengenai gaya rambut poninya yang tak berubah, Kak Seto mengungkap alasannya.
Ia menuturkan sengaja memilih gaya rambut tersebut dengan tujuan untuk menutupi bekas luka di keningnya. Selain, poni memang gaya rambut paling mudah.
Ketika berumur 4 tahun, Kak Seto mengaku sempat terjatuh dari pohon sehingga membuat keningnya terluka dan dijahit. Maka dari itu, ia selama ini menutupi luka jahitan tersebut dengan poni.
"Ya ini karena gayanya paling mudah. Karena sambil menutupi jidat saya ini berdarah. Waktu itu dijahit sehingga keliatan. Jadi kalau ditutup pakai poni maka tidak terlalu mencolok luka dijidat saya ini," kata Kak Seto.
Dalam vlog yang dibagikan pada Sabtu (13/6/2020), Kak Seto pun memamerkan momen ketika rambutnya dipotong oleh Andre, sang penata rambut andalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku