Suara.com - Jaksa federal Amerika Serikat telah menetapkan dua tersangka untuk kasus pembakaran kantor polisi, Third Precint, di Minneapolis, Negara Bagian Minnesota, AS.
Seperti diberitakan sebelumnya, kantor polisi di Minneapolis dibakar menyusul aksi protes yang berubah menjadi kerusuhan atas kasus pembunuhan George Floyd, warga kulit hitam, oleh polisi kulit putih kota itu yang bernama Derek Chauvin.
Dylan Robinson, 22 tahun, didakwa pada Selasa (16/6/2020) dengan tuduhan membantu dan bersekongkol melakukan pembakaran tersebut. Selain Robinson, polisi juga menahan Branden Wolfe, 23 tahun, dengan tuduhan yang sama.
Berdasarkan dokumen pemeriksaan, Robinson, yang ditahan di Breckenridge, Negara Bagian Colorado, pada Minggu (14/6/2020), dituduh melemparkan bom molotov ke dalam kantor polisi Third Precinct di Minneapolis serta menyulut api di tangga gedung.
Peristiwa pembakaran itu terjadi pada 28 Mei, atau tiga hari setelah kasus kematian Floyd--yang kemudian memicu aksi protes besar-besaran bertajuk "Black Lives Matter".
Pihak kepolisian mengaku dapat mengidentifikasi Robinson melalui unggahan gambar yang beredar di media sosial serta rekaman kamera pengawas.
Agen penyelidikan bersama dengan ATF (Biro Alkohol, Tembakau, dan Senjata Api) melacak keberadaan Robinson hingga ke Breckenridge, wilayah pegunungan yang terletak sekitar 129 kilometer dari ibu kota negara bagian Colorado, Denver. Setelah tertangkap, Robinson pun langsung dijebloskan ke dalam tahanan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Rupiah Berbalik Loyo di Senin Sore ke Level Rp 16.800/USD
-
Misteri Marselino Ferdinan Pulang ke Indonesia, AS Trencin Kasih Isyarat Kuat
-
Berlawanan IHSG, Rupiah Justru Berjaya di Senin Pagi
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin