Suara.com - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pengemudi ojek online atau driver ojol ditendang pengemudi mobil. Tindakan kekerasan ini bermula karena masalah klakson.
Rekaman kejadian tersebut diunggah oleh akun Twitter @gojek24jam pada Sabtu (4/7/2020).
Dalam video berdurasi 40 detik, terlihat seorang driver ojol dan seorang pria terlibat adu mulut. Pria yang memakai kaus dan celana pendek itu merupakan pengendara mobil.
Lantas tak berapa lama, si pengemudi mobil kemudian menendang driver ojol itu hingga jatuh tersungkur berserta motornya.
Video ini direkam oleh pengendara mobil lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan informasi yang beredar, insiden viral ini terjadi di Jalan Cempaka, Sukajadi, Pekanbaru, Riau pada Jumat (3/7/2020).
"Kronologinya driver tiba-tiba berhenti sebelah kiri alasan berhentinya karena ada ibu-ibu mau nyebrang," tulis @gojek24jam.
Lalu dari arah belakang, pengemudi mobil juga ikut berhenti sambil membunyikan klakson dengan keras.
Menurut @gojek24jam, "Driver ojol membalas klakson dengan biasa lalu pelaku turun dari mobil nanyak sama driver: kamu nantang saya?"
Akhirnya, tindakan kekerasan itu terjadi. Pelaku kabarnya telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Sebuah foto yang memperlihatkan pelaku tengah dimintai keterangan oleh polisi beredar beberapa saat setelah video aksi kekerasan kepada driver ojol itu viral di media sosial.
Baca Juga: Emak-emak Diciduk usai Main Tiktok di Jembatan Suramadu dan 4 Berita Lain
Para driver ojol lain sempat mengepung rumah pelaku di Bukit Raya, Pekanbaru, Riau, Sabtu (5/7/2020).
"Terus pelaku ngaku-ngaku dia buser mau nodong ma pistol. Rumah pelaku sudah didatangi ojol dan pelaku dibawa ke polsek," tulis @gojek24jam.
Bahkan pada Sabtu malam, semakin banyak driver ojol yang mendatangi rumah pelaku. Polisi ikut mengamankan rumah tersebut dari amukan massa.
Dalam video lain yang beredar, terdengar seorang polisi berusaha mendinginkan suasana di tengah-tengah massa driver ojol.
"Jangan khawatir kami akan melakukan penegakan hukum. Kita percayakan pada proses hukum yang berlaku," ujar seorang polisi kepada massa driver ojol yang berkumpul di depan Polresta Pekanbaru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
Terkini
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK