Suara.com - DKI Jakarta sudah mulai memasuki musim kemarau sejak bulan April lalu. Di masa ini, kualitas air bersih ibu kota terancam menurun karena berbagai faktor.
Direktur Utama Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya Priyatno Bambang Hernowo mengakui kualitas air menurun di Kali Krukut, sungai yang megalir dari Situ Citayam menuju Kanal Banjir Barat. Penyebabnya adalah peningkatan kadar amonia di musim kemarau.
Ia menyebut kadar amonia ini meningkat karena adanya indikasi pencemaran bahan organik yang berasal dari pembuangan limbah domestik atau industri. Namun secara volume, jumlah pasokan air tidak mengalami gangguan.
"Sebenernya kuantitasnya sama. Kalau tidak kemarau kan kondusif. Cuma, karena kemarau, jadi airnya menjadi sedikit. Jadi, kadar amonianya meningkat sampai angka 3," ujar Bambang saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2020).
Ia menyebut, kadar amonia yang lebih tinggi akan membuat pengolahan air bersih lebih lama dari biasanya. Proses yang memakan waktu lebih banyak membuat kemampuan produksi memungkinkan turun.
"Kalau amonia sampai 3, proses untuk pengolahannya waktunya lebih lama. Sehingga, kuantitas air bersih yang dihasilkan akan turun secara kapasitas, dari 400 liter per detik ini jadi 200 liter per detik," jelasnya.
Ia menyebutkan wilayah yang terkena dampak ini adalah Ragunan, Pasar Minggu, Manggarai Selatan, Kalibata, Gandaria Utara, Tebet Timur, Kebon Baru, Manggarai, Menteng Dalam, Cilandak Barat, Lebak Bulus, dan Melawai.
Kemudian, terdampak juga ke wilayah Pejaten Barat, Cipete Selatan, Kebagusan, Tanjung Barat, Pondok Pinang, Pela Mampang, Bukit Duri, Pejaten Timur, Pulo, Tebet Barat, Rawa Jati, Gandaria Selatan, dan Petogogan.
Solusinya, kata Bambang, siperlukan suplai air tambahan. Satuan Tugas (Satgas) Air Bersih PAM Jaya menambah dari IPA Pejompongan dan Pesanggarahan menuju IPA Cilandak.
Baca Juga: BNPB Ingatkan Warga Bersiap Hadapi Kemarau Saat Pandemi Corona
"Jadi, ada semacam subtitusi atau perubahan aliran. Ini yang saat ini sedang kita lakukan supaya tidak terjadi adanya short suplai. Karena, kan jaringannya harus diatur juga," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Wagub Riza Patria Bongkar Skenario Kebangkitan Ekonomi Jakarta
-
Tak Tahu Kapan Covid Hilang, PAN Minta Anggaran DKI Dialihkan ke Pendidikan
-
Minta Murid Gagal PPDB Dibiayai Pemprov DKI, PAN: Kalau Tak Bisa Ulang PPDB
-
Diprotes Orang Tua Murid, Pemprov DKI Ubah Juknis PPDB 2020
-
Kemendikbud dan Kemendagri Pastikan PPDB DKI Tidak Bermasalah
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai