Suara.com - Seorang pemilik bar di Philadelphia menodongkan pistol ke seorang pria berkulit hitam setelah ia coba memperingatkan pengunjung untuk menjaga jarak sosial atau social distancing.
Menyadur The New York Post, insiden tersebut terjadi pada hari Minggu (5/7), berawal dari seorang pejalan kaki yang tidak dikenal menghentikan sepedanya di dekat Nick's Roast Beef dan mulai memanggil pelanggan yang sedang makan di luar.
Menurut saksi bernama Liz Krieger (34), yang saat itu sedang duduk di restoran, mengatakan bahwa pria tersebut berteriak "Social distancing! Tidak ada yang memakai masker!"
Mendengar teriakan pria tadi, pelanggan berusaha untuk mengusirnya hingga Jamie Atlig, pemilik Infusion Lounge terdekat menghampirinya. Pria kulit hitam dan Atlig pun terlibat adu mulut yang cukup panas.
Atlig kemudian menodongkan pistol ke arah pria berkulit hitam tersebut, mendorong beberapa pelanggan, termasuk Krieger untuk menjauh.
Melihat pertengkaran tersebut, seorang wanita berusaha untuk meleraikan dan memerintahkan Atlig untuk meletakan senjatanya.
"Letakkan senjata itu, dia tidak melakukan apa-apa. Dia tidak melakukan apa-apa." teriak seorang wanita kepada Atlig.
Setelah diteriaki oleh wanita tersebut, Atlig kemudian meletakkan senjatanya. Krieger mengatakan kepada The Philadelphia Inquirer bahwa pelanggan lain meneriaki lelaki berkulit hitam itu untuk menjauh.
Robert Gamburg, seorang pengacara Atlig, mengatakan kepada Philadelphia Inquirer bahwa kliennya diizinkan membawa senjata dan mengeluarkannya setelah lelaki itu "meraih punggungnya untuk mendapatkan sebuah benda."
Baca Juga: Putranya Dilarang Pakai Anting di Sekolah, Ibu Protes ke Dewan Guru
"Dia pemilik bisnis dan dia diancam. Atlig melucuti senjatanya yang berlisensi, menjinakkan situasi, dan duduk kembali." jelas Robert Gamburg.
Krieger mengatakan bahwa pria berkulit hitam tersebut hanya mengeluarkan kunci sepedanya setelah Atlig menodongkan pistol.
"Seorang pria menodongkan pistol padanya karena mengatakan yang sebenarnya. Kami tidak melakukan social distancing," kata Krieger.
Polisi Philadelphia sedang menyelidiki insiden tersebut.
Anggota Dewan Kota Isaiah Thomas, yang juga membagikan video insiden tersebut di akun Twitter-nya. Ia menuliskan "Setelah akhir pekan yang terlalu banyak menggunakan senjata, lebih banyak senjata bukanlah jawaban. Kami membutuhkan lebih banyak solusi sebelum kami menghadapi lebih banyak masalah! #EnoughIsEnough"
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno