Suara.com - Amy Cooper (41), wanita kulit putih asal Amerika Serikat telah dipecat dari pekerjaan dan terancam hukuman penjara usai melakukan tindak rasial terhadap pria kulit hitam di Central Park, New York.
Menyadur, Aljazeera, Amy Cooper memfitnah pria kulit hitam bernama Christian Cooper dengan membuat panggilan palsu ke kepolisian New York.
Dalam laporannya, Amy Cooper megadu pada polisi bahwa pria kulit hitam itu telah mengancam nyawa, lantaran meminta dia melepas ikatan pada anjingnya yang terlihat tercekik.
Dalam penggalan video yang direkam Christian Cooper, Amy juga mengatakan kata-kata berbau rasial. Dia memanggil Christian Cooper dengan sebutan 'Afro-Amerika'.
Atas tindakannya itu, pengadilan distrik Manhattan pada Senin (6/7/2020) mendakwa Amy melakukan tindak kriminal dan terancam hukuman hingga satu tahun penjara.
Jaksa Distrik Manhattan, Cy Vance mengatakan, Cooper diperkirakan akan didakwa pada 14 Oktober.
"Kami sangat berkomitmen untuk meminta pertanggungjawaban pelaku," kata Vance dikutip Aljazeera, Selasa (7/7/2020).
Insiden itu terjadi pada 25 Mei lalu atau beberapa jam sebelum George Floyd meninggal dunia usai dicekik menggunakan lutut oleh anggota polisi Minneapolis, Derek Chauvin.
Sebelum mendapat dakwaan kriminal, Amy Cooper telah lebih dulu dipecat dari pekerjaannya di perusahaan investasi Franklin Templeton sehari setelah kejadian.
Baca Juga: Demonstran Baltimore Robohkan Patung Christopher Columbus
Pengacaranya, Robert Barnes pada Senin (7/7/2020), mengatakan Amy tidaklah bersalah dan menyebut keputusan hakim terlalu terburu-buru dalam kasus ini.
"Dia kehilangan pekerjaan, rumah, dan kehidupan publiknya. Sekarang ada yang menuntut kebebasannya? beber Barnes.
"Berapa banyak nyawa yang akan kita hancurkan karena video 60 detik yang disalahpahami di media sosial?"
Tag
Berita Terkait
-
Niat Selfie, Perempuan Tergelincir dari Jurang 30 Meter Hingga Tewas
-
Putranya Dilarang Pakai Anting di Sekolah, Ibu Protes ke Dewan Guru
-
Gara-gara Anjing Mati, Warga Amerika Serikat Tega Pukuli Bocah Berulangkali
-
Bisakah Kanye West Benar-benar Menjadi Presiden Amerika Serikat?
-
Survei: 40 Persen Penduduk AS Percaya Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno