Suara.com - PT Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) menyatakan pihaknya akan mulai melakukan perluasan kawasan Dunia Fantasi (Dufan). Pengembangan wilayah yang dilakukan dengan cara reklamasi tersebut akan mulai dikerjakan tahun 2021.
Hal ini diungkap oleh Direktur Utama PJAA Teuku Sahir Sahali saat memaparkan rencana pengembangan kawasan Ancol sampai tahun 2023 dalam rapat kerja bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta.
Sahir menyatakan, rencananya Dufan akan diperluas 35 hektare dan dibangun taman rekreasi dengan tema laut bernama Ocean Fantasy. Pengerjaannya diperkirakan rampung tahun 2023.
"Nah di 2021-2023 ini adalah ocean fantasi yang nanti mau kita kaji. Yang di tanah, yang di perluasan daratan. Itu masih 2021 sampai 2023," ujar Sahir di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (8/7/2020).
Selain itu, pihaknya juga berencana membangun fasilitas lain mulai tahun 2021 di lahan yang ada sekarang ini. Mulai dari symphony of the sea, pedesterian baru, hingga restoran.
"Contoh, program 2021 kita sebut dekat mesjid apung, symphony of the sea tahap 3, new resto, pedesterian ini adalah di lahan eksisting kita. lahan yang sekarang ada," kata Sahir.
Selain itu, ada juga bangunan baru yang akan dikerjakan tahun 2022 tanpa menggunakan lahan hasil reklamasi. Di antaranya Sea World 2 dan Dufan Hotel.
"Kita akan bangun new SWA ini adalah sea world, kita akan bangun sea world kedua, di depan seaworld yang eksisting. Karena kita harus menjadi leading underwater world," jelasnya.
Kendati demikian, pihaknya masih belum melakukan kajian terkait konsep pengembangan ini. Pengerjaannya dilakukan oleh pihak ketiga atau dikerjakan sendiri juga masih dibahas.
Baca Juga: Pengelola Ancol Tak Bantah Perluasan Dufan Ala Anies Sama Dengan Versi Ahok
"Pelaksanaannya perlu pengkajian, karena kita disitu juga harus ada pengkajian, baik pengkajian bisnis maupun pengkajian lain-lain," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?