Suara.com - Seorang lelaki asal negara bagian Jharkhand, India, nekat memenggal wanita berusia 55 tahun hingga tewas, lalu menyerahkan diri ke kantor polisi dengan membawa kepala si korban.
Menyadur Gulf News, Jumat (10/7/2020), Sakal Tuddu menghabisi nyawa Matlu Charai untuk membalaskan dendam kematian anaknya.
Dendam bermula ketika Charai meramalkan waktu kematian putra Sakkal, Swadhin Tuddu. Perkiraan tersebut, ternyata terbukti.
Sakkal lalu menuding perempuan itu memiliki ilmu hitam dan menggunakannya untuk membunuh anaknya. Berdasarkan laporan kepolisian setempat, Swadhin meninggal usai menderita batuk dan pilek selama tiga hari.
Tak terima atas apa yang menimpa anaknya, pria berusia 55 tahun yang ditemani sejumlah penduduk desa, menggerebek rumah Charai pada Selasa (7/8) malam.
Sakal langsung memenggal kepala korban menggunakan senjata tajam. Keluarga Charai tak berani melawan karena takut diserang.
Esoknya, pelaku berjalan ke kantor polisi untuk menyerahkan diri sambil menenteng kepala korban dan senjata. Para petugas polisi disebutkan sempat ketakutan melihat kejadian tersebut.
Kepada polisi, Sakkal membeberkan dirinya sengaja tak melakukan ritual terkahir kematian anaknya sebelum ia berhasil membalas si perempuan.
"Pemuda itu telah meninggal karena penyakit, tetapi Sakkal percaya ia meninggal karena perempuan itu telah merapal mantra sihir hitam. Kami telah menangkap pria itu dan penyelidikan sedang berlangsung," ujar wakil kepala polisi Arvind Kumar Singh, Kamis (9/7).
Baca Juga: Editor Metro TV Tewas Ditusuk, Polisi Temukan Pisau Bergagang Hitam
Berdasarkan laporan kepolisian, sebanyak 228 perempuan telah terbunuh di Jharkhand dalam enam tahun terakhir akibat dituduh memiliki ilmu sihir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend