Ketika Neno selesai menjelaskan, Refly Harun mempertanyakan tujuan doa itu dibacakan. Refly Harun heran, doa itu dibacakan pada saat Pilpres 2019, namun ada kaitannya dengan Anies Baswedan yang notabene bukan salah satu pasangan calon.
"Tapi itu (doanya) kan menjelang Pilpres.Itu pas Munajat 212. Kok ada kaitannya sama Anies, padahal ditujukan ke..." ujar Refly Harun yang dipotong Neno sebelum selesai berbicara.
Neno Warisman mengatakan, "Itu konteksnya sosial banget. Kalau nggak ada kepemimpinan yang lebih baik. Saya selalu bilang pak Jokowi memang sudah memimpin baik. Tapi kita kan boleh meminta yang lebih baik. Jadi kalau nggak ada yang lebih baik, saya khawatir."
Sebelumnya, Neno Warisman juga sempat mengklarifikasi soal doa tersebut dalam acara Tadabbur Spesial Ramadhan yang bertajuk Ayat Suci Untuk Konstitusi, Senin 6 Mei 2019 silam.
Karenanya, Neno menyangka dirinya yang hanya berdoa justru dipermasalahkan oleh banyak pihak. Sebab, dalam doa tersebut, Neno mengakui meminta agar Indonesia diberikan pemimpin yang sayang kepada rakyatnya.
"Bagaimana negeri ini, orang berdoa kok jadi masalah? Ini doa saya setiap hari. Ya tak setiap hari, tapi yang sering saya minta kepada Allah SWT, ya Allah berikan pemimpin yang sayang kepada kami," ujar Neno di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan.
Berita Terkait
-
Sering Turun ke Jalan, Neno Warisman Ngaku Bukan Pendemo Asli
-
Blak-blakan Neno Warisman: Kenapa Sih Aku Dibilang Radikal?
-
Istilah Reklamasi Diganti Perluasan Daratan, PDIP: Anies Bersilat Lidah
-
Relawan Laporkan Menteri Jokowi ke ORI: Kami Bela Rakyat Bukan Pemerintah!
-
Erick Thohir dan Sri Mulyani Dilaporkan Relawan Jokowi ke Ombudsman
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG