Suara.com - Korban banjir China terus meningkat, menurut informasi yang dirangkum dari Anadolu Agency pada Selasa (14/07/2020) setidaknya ada 141 orang hilang dan 28 ribu rumah hancur diterjang banjir.
Laporan Global Times menyebutkan 433 sungai di China meluap dan 33 diantaranya tercatat memecahkan rekor banjir tertinggi sepanjang sejarah.
Hujan deras melumpuhkan beberapa daerah seperti Guangzi Zhuang, Hunan, hingga Guizhou. Akibatnya, sebanyak 1,76 juta jiwa terdampak banjir dan 120 ribu orang dilaporkan mengungsi.
Menurut data Kementerian Manajemen Darurat, banjir China yang terjadi awal bulan lalu adalah bencana alam terbesar dalam paruh pertama tahun 2020. Total, 271 nyawa melayang akibat bencana alam sejak awal tahun 2020.
Data yang sama juga mengungkap kerugian lain akibat bencana alam di China, diantaranya 19 ribu rumah hancur dan 785 bangunan lainnya rusak.
Total kerugian yang dirangkum oleh kementerian selama enam bulan terakhir mencapai USD 11,5 miliar atau setara Rp 167 triliun.
Banjir tak hanya terjadi di China, negara tetangganya, Nepal juga kelimpungan karena bencana yang sama. Hujan deras dalam beberapa pekan terakhir membuat negara ini diterjang banjir dan tanah longsor.
Media lokal Kathmandu Post menulis 2 orang tewas dan 10 lainnya hilang di beberapa tanah longsor di pusat distrik Tanahun setelah hujan lebat pada Minggu malam.
Ratusan orang mengungsi karena permukaan air sungai yang terus meninggi termasuk di Saptakoshi, sungai terbesar di negara itu.
Baca Juga: Indonesia Utang Rp 3,9 Triliun ke Jepang untuk Biaya Bencana Alam
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Modus Paket Online, Polisi Gagalkan Peredaran Vape Narkotika di Jakbar
-
Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, PDIP Intens Lobi Partai Lain di Parlemen
-
Demo di Komdigi, Massa Minta Takedown Mens Rea di Netflix dan Ancam Lanjutkan Aksi ke Polda Metro
-
Nyumarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang
-
Registrasi Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Pelaksanaan SNBP Terbaru
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta