Suara.com - Aktris Catherine Wilson ditangkap oleh Kepolsian Polda Metro Jaya, Jumat (17/7/2020) diduga berkaitan dengan kepemilikan narkoba.
Enam tahun lalu, Catherine pernah juga pernah berurusan dengan hukum lantaran terseret kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana.
Pada tahun 2014, aktris sekaligus model yang akrab dipanggil Keket ini menjadi saksi kasus TPPU yang dilakukan oleh Tubagus Chaeri Wardana, dan dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Keket diduga menerima pemberian mobil dari terdakwa kasus korupsi alat kesehatan, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan. Perempuan berdarah campuran Inggris-Indonesia itu mengaku diberi sebuah mobil oleh Wawan pada tahun 2006.
Ia mengaku menerima hadiah mobil berjenis Nissan Elgrand seharga Rp. 650 juta karena saat itu Wawan mengaku seorang single.
"Udah lama banget, (tahun) 2000 berapa ya, 2006 ya, sudah lama banget. Dan saya pikir dulu dia single, bilangnya single kan. Nggak tahu deh," tuturnya kepada Suara.com (26/11/2019).
Usai diperiksa, Keket mengaku telah mengembalikan mobil pemberian Wawan itu ke KPK.
Sementara itu, pada Kamis (16/7/2020) kemarin, Wawan divonis empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan penjara.
Kasus narkoba
Baca Juga: Catherine Wilson Ditangkap, Manajer Susul ke Polda Metro Jaya
Kekinian, Catherine Wilson kembali berurusan dengan hukum karena kasus kepemilikan sabu-sabu. Ia ditangkap di kediamannya di Jalan Damai, Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2020) pagi.
"Tadi pagi benar ada publik figur diamankan di kediamannya di Jalan Damai, Ciganjur, inisal CW alias K," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kandi Polda Metro Jaya, Jumat siang.
Dalam penangkapan itu, polisi menemukan dua paket sabu di kediamannya.
"Kami sedang bawa ke Polda Metro Jaya. Sore ini tiba untuk lakukan pemeriksaan. Kami geledah langsung rumahnya dan ditemukan dua paket kecil, yang kami duga sementara itu sabu," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro, Jumat (17/7/2020).
Sementara menurut Yusri Yunus, Catherine Wilson sendiri sudah mengakui kalau dua paket sabut itu miliknya.
"Dia sudah mengakui, kalau 2 paket itu miliknya," kata Yusri Yunus.
Tag
Berita Terkait
-
Catherine Wilson Ditangkap, Manajer Susul ke Polda Metro Jaya
-
Ditangkap Kasus Narkoba, Akun Instagram Catherine Wilson Digeruduk
-
Tangkap Catherine Wilson di Rumahnya, Polisi Sita 2 Paket Sabu-sabu
-
Kronologis Catherine Wilson Ditangkap Simpan Sabu-sabu
-
Catherine Wilson Akui 2 Paket Sabu di Rumah adalah Miliknya
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Rakyat Rugi Besar! Ini Bahaya Pilkada jika Dikembalikan ke DPRD Menurut Netgrit
-
DPRD DKI Restui Pramono Anung Hapus Jejak Proyek Monorel Mangkrak: Jakarta Ingin Indah
-
Terapkan KUHP Baru, Kejagung Akan Minimalisir Hukuman Penjara untuk Kejahatan Ringan
-
Bukan Sekolah Biasa! Ini Dia 6 Fakta Sekolah Rakyat Prabowo
-
Aizzudin Abdurrahman Sudah Diperiksa, KPK Punya Bukti Aliran Dana Kasus Haji ke Petinggi PBNU
-
Pelukan Jokowi-Eggi Sudjana di Solo Akhiri Drama Sengketa Ijazah: Bagaimana Nasib Roy Suryo Cs?
-
Misteri Harta Jurist Tan, Aset 'Tangan Kanan' Nadiem Bakal Dicari Kejagung Meski Buron
-
Bongkar PBB PT Wanatiara Persada, KPK Ungkap Ada Dugaan Aliran Dana Kasus Pajak ke DJP
-
Cekal Bos Djarum, Kejagung Klaim Masih Usut Dugaan Korupsi Manipulasi Pajak
-
Badai PHK Hantam 88 Ribu Pekerja Sepanjang 2025: Jawa Barat dan Jawa Tengah Paling Babak Belur