Suara.com - Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mengatakan jika aparat penegak hukum benar mau menangkap buronan kasus hak tagih atau cessie Bank Bali, Djoko Tjandra mudah. Djoko disebut kerap berada di gedung The Exchange 106, Kuala Lumpur (KL), Malaysia.
Berdasarkan informasi temannya, Boyamin mengatakan Djoko kerap berada di gedung tersebut karena sekaligus menjadi lokasi kantornya.
"Mudah (menangkapnya), sampai waktu itu teman saya juga cerita bahwa dia paling banyak tinggal di KL di Gedung The Exchange K106 itu di Tun Raja Exchange," kata Boyamin dalam sebuah diskusi virtual, Sabtu (18/7/2020).
Bahkan ia sempat bertemu dengan Djoko pada Oktober 2019 bersama klien yang bersangkutan untuk membicarakan soal bisnis.
"Karena Djoko Tjandra ini masih mau membeli apartemen-apartemen yang mahal itu dan semua orang tahu kok kalau yang punya properti mahal itu ada peluang menawarkan kepada Djoko Tjandra di KL, sudah biasa itu," ujarnya.
Ketimbang Singapura dan Papua Nugini, Boyamin menyebut Djoko lebih memilih untuk bermukim di Negeri Jiran. Sebab kalau di sana, Djoko dianggap sebagai warga negara kelas I.
Hal tersebut tidak terlepas dari kedekatannya dengan mantan Perdana Menteri Malaysia Nazib Rajak.
"Jadi, paling sering di Malaysia karena dia nampaknya dekat dengan kekuasan di sana dengan Najib Razak dan sekarang Perdana Menterinya juga kubunya Najib Razak ya dia jadi seperti warga negara kelas I," pungkasnya.
Baca Juga: Brigjen Prasetijo Disebut Sempat Kawal Djoko Tjandra ke Pontianak
Berita Terkait
-
Brigjen Prasetijo Disebut Sempat Kawal Djoko Tjandra ke Pontianak
-
Tak Hanya Buat Surat Jalan, Brigjen Prasetijo Disebut Kawal Djoko Tjandra
-
KPK: Tugas Mahfud MD Bangun Koordinasi, Bukan Hidupkan Tim Pemburu Koruptor
-
MAKI: Imigrasi Harusnya Bisa Mencekal Djoko Tjandra
-
Kasus Djoko, Pakar Hukum: Pejabat Polri yang Terlibat Harus Dituntut Pidana
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi