Suara.com - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap tujuh pengedar narkoba jenis ganja. Ketujuh tersangka tersebut merupakan pengedar ganja jaringan kampus di Ibu Kota.
Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Choiron El Atiq mengatakan, tiga dari tujuh tersangka yang berhasil diamankan masih berstatus sebagai mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi di Jakarta.
"Ada tiga oknum mahasiswa yang masih aktif dan satu alumni dari perguruan tinggi tersebut, dan yang lainnya ada tukang ojek dan karyawan swasta," kata Choiron kepada wartawan, Rabu (22/7/2020).
Menurut Choiron, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan adanya tindakan pidana penyalahgunaan narkoba di Kebayoran Baru. Kemudian pihaknya bergerak dan berhasil menangkap dua mahasiswa aktif berinisial AY dan AS.
Dari penangkapan itu, penyidik melakukan pengembangan dan berhasil menangkap lima tersangka lainnya yakni II, AS, DW, AVR dan CR. Adapun, II merupakan bandar ganja yang juga masih berstatus sebagai mahasiswa aktif.
"Rata-rata semester akhir. Mereka berbeda fakultas," ucap Choiron.
Berdasar hasil pemeriksaan, para tersangka mengaku telah mengedarkan ganja di lingkungan kampus selama satu tahun terakhir. Mereka menjual dengan harga per paket Rp 300 ribu.
"Dijual dengan harga Rp 300 ribu 5 gram atau lebih, bisa jadi 15-20 linting ganja," katanya.
Lebih lanjut, Choiron menyampaikan dari tangan tersangka polisi turut mengamankan barang bukti ganja seberat 4,6 kilogram.
Baca Juga: Polda Aceh Musnahkan Ladang Ganja Seluas 10 Hektare
Kini mereka pun dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 111 ayat 2 Jo 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Berita Terkait
-
Dorr..Dorr! 2 Tersangka Narkoba Tewas Ditembak di Sumut, 55 Kg Sabu Jadi BB
-
Catherine Wilson Ajukan Rehabilitasi, Penyidikan Terus Berjalan
-
Terjerat Kasus Narkoba, Catherine Wilson Tetap Dapat Endorse
-
Soal Kasus Narkoba, Manajer Pastikan Catherine Wilson Tak Kenal Vico Bean
-
Keluarga Upayakan Rehabilitasi Untuk Catherine Wilson
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap