Suara.com - Jajaran Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Provinsi Riau memproses seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang tertangkap tangan mencuri sepeda milik seorang pelajar SD.
Sebelum diproses polisi, tersangka sempat babak belur dihajar massa.
"Hasil tes urin yang bersangkutan positif mengandung amphetamine," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya dalam keterangannya, sebagaimana dilansir Riauonline.co.id (jaringan Suara.com), Senin (27/7/2020).
Ia mengatakan oknum Satpol PP yang bertugas di Pemerintah Kota Pekanbaru itu berinisial BR alias B (38).
Bahkan, berdasarkan data kepolisian, dia tercatat telah berstatus sebagai pegawai negeri sipil atau PNS di satuan itu.
Selain BR, Polisi turut mengamankan LH alias Leo (40). LH sendiri tak lain merupakan kakak dari tersangka BR.
Ia mengatakan kedua tersangka tertangkap tangan massa usai kepergok nyolong sepeda milik pelajar SD Negeri 28 di Jalan Thamrin, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sail, Pekanbaru, Sabtu akhir pekan lalu.
Saat itu, kedua tersangka yang mengendarai motor matik nyolong sepeda yang terparkir di kawasan sekolah.
Meski situasi saat itu tengah ramai, keduanya dengan percaya diri mengangkut sepeda itu dengan motor.
Baca Juga: Pura-Pura Mati Agar Tak Dibui, Gagal Gegara Typo
Tak pelak, aksi keduanya kepergok massa dan langsung dihadiahi bogem mentah.
Beruntung polisi segera datang dan mengevakuasi kedua tersangka. Saat ini, keduanya masih diproses hukum di kepolisian sektor lima puluh kota.
Berita Terkait
-
Pura-Pura Mati Agar Tak Dibui, Gagal Gegara Typo
-
Sadis, Detik-detik Imam Masjid di Pekanbaru Ditusuk saat Zikir
-
5 Fakta Penusukan Imam Masjid di Pekanbaru, Pelaku Pernah Dirukiah
-
Imam Masjid Diserang saat Pimpin Doa, Pelaku Pernah Jalani Ruqyah
-
Viral! Detik-detik Upaya Penusukan pada Imam Masjid di Pekanbaru
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?