Suara.com - Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengakui klaster perkantoran menjadi salah satu titik penularan virus corona di Jakarta. Dalam data yang beredar tercatat 59 kantor jadi klaster baru.
Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Dewi Nur Aisyah, mengonfirmasi bahwa data tersebut merupakan data Satgas Covid-19 namun masih dalam proses verifikasi lebih lanjut.
"Memang terjadinya peningkatan kasus di wilayah perkantoran, namun angka pada slide tersebut masih ada yang perlu diupdate dan diverifikasi. Update detail akan kami sampaikan pada sesi COVID-19 dalam angka Rabu nanti," kata Dewi saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2020).
Dalam data tersebut dipaparkan bahwa ada 59 perkantoran dengan total 375 kasus positif covid-19 yang menjadi klaster baru di Jakarta, 17 di antaranya adalah kantor kementerian.
Berikut daftar 59 klaster perkantoran di DKI jakarta:
- Kementerian Keuangan 25 kasus
- Kemendikbud 22 kasus
- Kemenparekraf 15 kasus
- Kemenkes 10 kasus
- Kementerian ESDM 9 kasus
- Litbangkes 8 kasus
- Kementerian Pertanian 6 kasus
- Kementerian Perhubungan 6 kasus
- Kementerian Kelautan 6 kasus
- Kementerian Luar Negeri 4 kasus
- Kemenpan RB 3 kasus
- Kemenkominfo 3 kasus
- Kementerian Pertahanan 2 kasus
- Kemenkumham 1 kasus
- Kemenristek/BRIN 1 kasus
- Kementerian LHK 1 kasus
- Kementerian PPAPP 1 kasus
- Sudin KPKP Jakut 23 kasus
- Samsat Polda 20 kasus
- LAN 17 kasus
- Dinkes DKI 15 kasus
- PLN 7 kasus
- Batan 5 kasus
- BPOM 5 kasus
- BRI 5 kasus
- BPKD 4 kasus
- Komisi Yudisial 3 kasus
- LKPP 3 kasus
- PTSP Wali Kota Jakbar 3 kasus
- BPK RI 2 kasus
- BNN 2 kasus
- Kominfotik DKI BBPK 1 kasus
- Bhayangkara 1 kasus
- BPAD 1 kasus
- Kantor Kecamatan Cempaka Putih 1 kasus
- Kelurahan CPB 1 kasus
- Kantor Kecamatan Menteng 2 kasus
- Suban Pendapatan 1 kasus
- PAMDAL 1 kasus
- Polres Jakut 1 kasus
- PMI Pusat 6 kasus
- Kantor Camat Kota 2 kasus
- Dinas UMKM DKI 3 kasus
- Dinas Kehutanan 1 kasus
- Dispenda 1 kasus
- Dishub MT Haryono 4 kasus
- PT Antam 68 kasus
- Kimia Farma Pusat 20 kasus
- Samudera Indonesia 10 kasus
- Pertamina 3 kasus
- Indosat 2 kasus
- PSTW Kelapa Dua Wetan 2 kasus
- Kantin 2 kasus
- Siemens Pulogadung 1 kasus
- MY Indo Airland 1 kasus
- PT NET 1 kasus
- SMESCO (belum lapor) kasus
- ACT (belum lapor) kasus.
Berita Terkait
-
BREAKING NEWS! Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam Positif Virus Corona
-
Masjid Hagia Sophia Dibersihkan Guna Menarik Wisatawan
-
Doni Monardo: Seminggu Terakhir, Pasien Corona Capai 2 Ribu Kasus per Hari
-
Liga 1 2020 Segera Bergulir, Ketum PSSI Minta Suporter Tidak ke Stadion
-
Kena Getahnya! Penyanyi Ini Positif Covid-19 Setelah Remehkan Virus Corona
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi