Suara.com - Kementerian Kesehatan meminta orang tua lanjut usia dan anak-anak agar tidak mengikuti salat Iduladha ke masjid pada Jumat, (31/7/2020) mendatang, sebab situasi pandemi virus Corona Covid-19 masih mengancam.
Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kemenkes dr. Riskiyana Putra menjelaskan orang tua lanjut usia di atas 45 tahun dan anak-anak lebih baik salat ied di rumah saja.
"Kami mengimbau, agar yang salat Id di masjid atau lapangan adalah yang betul-betul dalam kondisi sehat, bawa alat salat sendiri, pakai masker, dan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat," kata Riskiyana dalam diskusi dari BNPB, Jakarta, Selasa (28/7/2020).
Aturan ini juga sudah diatur dalam Surat Edaran nomor 18 Tahun 2O2O Tentang Penyelenggara penyelenggaraan salat Iduladha dan Penyembelihan Hewan Kurban.
Setiap pengelola masjid juga tetap harus menjaga protokol kesehatan di masjid seperti yang dianjurkan Kementerian Agama.
“Harapannya dengan begitu agar tidak ada klaster baru pas Idul Adha,” tegasnya.
Riskiyana menyebut Kemenkes juga sudah menyediakan beberapa alat kampanye kesehatan masyarakat di tengah pandemi virus corona yang bisa diakses masjid dan pemerintah daerah jelang Idul Adha.
"Bisa download dari link promkes.kemkes.go.id, kami juga sudah sebar luarkan melalui ormas seperti dewan masjid indonesia, pramuka, muslimat, NU, Muhammadiyah dan yang lain itu kami masuk lewat sana," pungkas Riskiyana.
Baca Juga: Tiadakan Salat Idul Adha di Lapang Merdeka, Wali Kota: Cuma di Masjid Agung
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
-
Menkeu Ungkap Defisit BPJS Capai Puluhan Triliun, Siap-siap Iuran Naik?
-
Ketua IDAI Yakin Mutasi dari RSCM ke RS Fatmawati adalah Hukuman karena Kritis ke Pemerintah?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa