Suara.com - Uji coba Sirkuit MotoGP Mandalika akan dilakukan April 2021 mendatang. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Moh Faozal, mengatakan proses pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika masih terus berjalan.
Hingga saat ini progres pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika sudah mencapai 50 persen. Bahkan, pada bulan Agustus 2020, sirkuit dengan panjang lintasan 4,31 kilometer dan 17 tikungan tersebut sudah masuk dalam tahap pengaspalan.
"Insya Allah, uji coba lintasan sudah bisa dilakukan April 2021," ujarnya di Mataram, Selasa (28/7/2020).
"Jadi semua berjalan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan," terang Faozal.
Dengan rencana uji race lintasan pada 2021, maka dirinya menepis isu yang berkembang bahwa pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika tertunda akibat pandemi COVID-19. Sebab, bagaimanapun pergelaran MotoGP di sirkuit Mandalika menjadi harapan bagi pariwisata NTB.
"Saya kira tidak ada penundaan pembangunan sirkuit, apalagi penyelenggaraan MotoGP sudah terikat antara penyelenggara MotoGP dengan pemerintah. Jadi tandatangan ini bukan lagi antar daerah NTB tapi sudah negara melalui presiden," tegasnya.
Karena itu, meski pandemi COVID-19 merebak, Faozal menyatakan pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika terus berjalan, sehingga tidak ada masalah dengan pembangunannya.
"Saya kira semua negara mengalami COVID-19, tetapi apakah aktivitas itu terhenti tentu juga tidak. Karena, semua juga berjalan dengan menerapkan SOP COVID-19. Contoh main bola saja sudah bisa dilaksanakan tetapi tetap jalan dengan mengedepankan protokol COVID-19, sehingga kenapa tidak dengan pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika," katanya.
Sebelumnya, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah memastikan pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah tetap berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Pernikahan dengan Mahar Rp 1.000, Mempelai Pria Jadi Sorotan
"Masih on the right track," ujarnya.
Menurutnya, Kementerian PUPR sendiri memberikan perhatian khusus kepada NTB, karena provinsi itu akan menjadi tuan rumah MotoGP 2021. Mulai dari pembangunan jalan yang akan dibangun dari bandara menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika pada bulan Juli.
"Kami optimistis pembangunan sirkuit tetap berjalan sesuai rencana walau ada masalah lahan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan
-
Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah
-
Abrasi Akibat Gelombang Tinggi Rusak Belasan Rumah Nelayan di Mataram
-
Menteri Haji Umumkan Tambahan 2 Kloter untuk Antrean Haji NTB Daftar Tunggu Jadi 26 Tahun
-
Marco Bezzecchi Rebut Pole Position MotoGP Mandalika 2025
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi