Suara.com - Seorang DPO pelaku pencurian uang milik Pemprov Sumatera Utara bernama Tukul Panjaitan ditangkap personel Tim Elang Sat Brimob Polda Sumut.
Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Abu Bakar Tertusi melalui Lakhar Kasi Intel Kompol Heriyono mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari informasi tentang keberadaan DPO pencurian uang dari dalam mobil yang diparkir di Kantor Gubernur Sumut.
Dari informasi tersebut, personel yang dipimpin Panit Opsnal Seksi Intel Sat Brimob Polda Sumut, Ipda Heri Suhartono melakukan penyelidikan dan menangkapa Tukul pada Senin malam (27/7/2020).
“Yang bersangkutan ditangkap di Jalan Menteng, Medan,” katanya, sebagaimana dilansir Kabarmedan.com (jaringan Suara.com), Selasa (28/7/2020).
Saat diinterogasi, Tukul mengaku terlibat dalam aksi pencurian uang di kantor Gubernur Sumut tersebut. Ia mengaku berperan sebagai driver dan otak pelaku.
“Tersangka mengaku memperoleh uang Rp 300 juta. Uang tersebut digunakan untuk berobat ke Penang,” ujarnya.
Selain itu, Tukul mengaku juga terlibat dalam kasus pencurian uang Rp 130 juta di USU. Dalam aksi kejahatan itu Tukul memperoleh bagian Rp 20 juta.
“Dari tersangka disita barang bukti uang Rp 653.000, 1 buah dompet, ATM, SIM, KTP dan cincin mata batu dengan lingkar emas,” jelasnya.
Selanjutnya Tukul dan barang bukti diboyong ke Polrestabes Medan guna pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Curi Sepeda Pelajar SD Bareng Oknum Satpol PP, Pelaku: Iseng Aja
Diketahui, uang sebesar Rp 1.672.985.500 hilang dari mobil yang diparkir di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin sore (9/9/2020). Uang tersebut diketahui baru saja diambil dari Bank Sumut, Jalan Zainul Arifin, Medan.
Peristiwa tersebut dilaporkan ke polisi. Petugas yang melakukan penyelidikan menangkap empat tersangka, yaitu Niksar Sitorus (36), Niko Demos Sihombing (41), Musa Hardianto Sihombing (22) dan Indra Haposan Nababan (39).
Berita Terkait
-
Curi Sepeda Pelajar SD Bareng Oknum Satpol PP, Pelaku: Iseng Aja
-
Dicekoki Miras, Residivis di Sleman Sembunyikan Motor Trail Teman di Hutan
-
Warga Miskin Disiksa Anggota DPRD: Kuku Jari Saya Dicabut Paksa Pakai Tang
-
Anggota DPRD Labusel Siksa Warga, Cabuti Semua Kuku Jari
-
Waduh! Kecanduan Narkoba, PNS di Pekanbaru Nekat Curi Sepeda Murid SD
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi