Suara.com - Gara-gara prank daging kurban sampah, Youtuber Edo Dwi Putra (24) terancam hukuman 10 tahun penjara. YouTuber Edo Dwi Putra asa; Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Dia dijerat dengan Pasal 14 KUHP tetang membuat berita bohong dan Undang-Undang ITE Pasal 27 ayat 1 karena melanggar kesusilaan.
Itu terungap saat ungkap kasus Edo Putra yang kini memiliki subscriber 11,1 ribu beserta rekannya yakni juru kamera bernama Diky Firdaus (20), yang digelar di Mapolrestabes Palembang, Senin (3/8/2020).
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji, mengatakan perbuatan mereka tentu tak bisa dibenarkan. Mereka juga mencari uang dengan membuat konten prank atau hoaks.
“Ancaman mereka paling lama 10 tahun penjara,” singkat Anom di Mapolrestabes Palembang.
Dia menjelaskan, Edo beserta juru kameranya ditangkap karena ulahnya membuat lelucon melalui aksi prank yang dilakukan dalam channel Edo Putra Official membagikan kantong daging kurban berisi sampah.
“Konten itu dibikin saat perayaan Idul Adha 1441 Hijriah/2020 M (31 Agustus 2020). Sehari pasca diunggah, mereka kita amankan,” kata dia.
Masih kata dia, keduanya telah ditangkap di kantor polisi selama dua hari. Pihaknya pun telah memeriksa saksi-saksi terkait konten prank bagi-bagi daging kurban isi sampah tersebut.
Menurutnya, saksi itu salah satunya ibu Edo Putra, yang menjadi penerima daging kurban dalam video tersebut. Dalam video itu, Edo dan rekan-rekannnya memang merekayasa.
Baca Juga: Wanita yang Kena Prank Daging Kurban, Ternyata Ibunda Youtuber Edo Putra
“Korban dan Edo ini saling berhubungan. Di mana korban itu ibu kandung Edo. Intinya settingan,” tutup dia.
Sementara itu, polisi sampai kini masih memburu 2 orang juru kamera Edo. Identitas kedua pelaku yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut pun telah dikantongi petugas.
Kedua kameranan yang turut terlibat dalam pembuatan lelucon melalui aksi prank yang dilakukan dalam channel Edo Putra Official membagikan kantong daging kurban berisi sampah itu inisial HJK dan inisial I.
“Itu (konten hoaks daging kurban isi sampah) membuat resah masyarakat. Makanya mereka kita tahan,” ucap Anom.
Berdasarkan pengembangan sejauh ini, pihaknya menyebut ada empat orang yang terlibat dalam pembuatan konten prank tersebut.
“Tersangka Edo sebagai kreator utama, lalu Diky sebagai kreator dan kameramen. Sedangkan dua pelaku lainnya (HJK dan I berstatus DPO) sebagai kameramen,” tambah dia.
Berita Terkait
-
Prinsip Dilanggar, Manohara Pilih Putuskan Youtuber Kristian Hansen
-
Rahang Patah Usai KO dari Anthony Joshua, Jake Paul Pamer Gepokan Duit dan Pistol Emas
-
Biodata dan Agama Fiki Naki, Resmi Menikahi Tinandrose
-
Permintaan Maaf Nessie Judge Soal Foto Junko Furuta Banjir Dukungan, Begini Reaksi Warganet Jepang
-
5 Konten Terpopuler Nessie Judge, Kini Viral Karena Kontroversi Junko Furuta
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek