News / Internasional
Minggu, 19 April 2026 | 10:27 WIB
Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, akhirnya merilis pernyataan pertama setelah beredar kabar dirinya koma dan mengalami amputasi kaki akibat serangan udara AS–Israel. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump menanggapi tindakan Iran yang kembali menutup Selat Hormuz meski komunikasi kedua pihak masih berlangsung.
  • Militer Iran memperketat pengawasan di Selat Hormuz sebagai strategi menekan ekonomi dunia dan melawan blokade Amerika Serikat.
  • Insiden penembakan kapal meningkatkan kekhawatiran global terhadap keamanan jalur distribusi minyak serta potensi ketegangan militer lebih lanjut.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyindir Iran setelah kembali menutup Selat Hormuz, hanya sehari setelah menyatakan jalur vital itu dibuka.

Trump menilai langkah Teheran sebagai tindakan main-main di tengah kesepakatan damai. Namun menurut Trump, situasi situasi masih terkendali.

Ditegask oleh Trump komunikasi antara kedua pihak masih berlangsung.

“Kami memiliki pembicaraan yang sangat baik yang sedang berjalan,” ujar Trump kepada wartawan seperti dikutip dari Metro.uk.

Militer Iran menyatakan kendali Selat Hormuz kini kembali berada di bawah pengawasan ketat angkatan bersenjata.

Kapal macet di Selat Hormuz (TOI)

Iran juga memperingatkan bahwa penutupan akan terus dilakukan selama blokade AS masih diberlakukan.

Ketegangan meningkat setelah laporan menyebut kapal tanker ditembaki dan sebuah kapal kontainer terkena proyektil tak dikenal.

Insiden ini menambah kekhawatiran terhadap keamanan jalur distribusi minyak global.

Bagi Iran, penutupan Selat Hormuz merupakan senjata strategis untuk menekan ekonomi dunia sekaligus memberi tekanan politik kepada Washington.

Baca Juga: Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Sementara bagi AS, blokade dinilai sebagai upaya melemahkan ekonomi Iran yang sudah tertekan.

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, mengeluarkan pernyataan tegas bahwa angkatan laut siap menghadapi musuh-musuh Iran.

Mojtaba menegaskan kesiapan militer untuk memberikan kekalahan pahit kepada pihak lawan.

Trump sendiri mengirim sinyal beragam terkait kelanjutan gencatan senjata.

Trump bahkan membuka kemungkinan tidak memperpanjangnya jika situasi tidak membaik.

“Blokade akan tetap ada. Jika perlu, kami bisa kembali melakukan serangan,” kata Trump.

Load More