Suara.com - Di tengah riuhnya hari raya Idul Adha, seorang kakek di Bone, Sulawesi Selatan menyita perhatian warganet. Kekek itu datang salat Id dengan mengenakan seragam SMA.
Penampilan kakek itu menarik perhatian pemilik akun TikTok @andisalsaa_s atau Caca. Ia lantas mengabadikan momen ketika pria renta itu datang ke lapangan mengenakan seragam SMA serta membawa peci dan sajadahnya.
"Kemarin aku lebaran di kampung. Terus lihat bapak ini yang memakai baju SMA ke lapangan buat salat," tulisnya seraya mencantumkan emotikon menangis.
Dalam video yang dibuatnya, tampak kakek bernama Sakka itu datang sendirian berjalan kaki. Seragam SMA yang ia gunakan masih putih dan rapi.
Kuat dugaan, seragam SMA itu adalah baju terbaik yang ia punya untuk dikenakan ketika ibadah salat Idul Adha.
Begitu salat Id di lapangan selesai, kakek itu berjalan menuju ke arah jalan raya. Ia berdiri di pinggir jalan sambil merentangkan salah satu tangannya ke arah mobil yang melintas.
"Dia berusaha gitu buat cari mobil untuk tumpangan dia pulang," jelas si pembuat video.
Namun, kakek itu tak kunjung mendapatkan tumpangan lantaran tidak ada kendaraan yang searah dengan rumahnya.
Caca yang mengamati dari jauh kemudian memutuskan untuk menghampiri kakek itu.
Baca Juga: Video Sempat Viral, Penyebab Ustaz Meninggal saat Potong Kurban Terungkap
Ia kemudian mengajak kakek itu untuk mampir ke rumah neneknya yang terletak tak jauh dari tempat salat Id. Caca menawari kakek itu makan di sana dan memberi sejumlah bantuan kepada si Kakek Sakka.
Dalam rangkaian videonya, Caca kemudian memberikan baju batik untuk si Kakek. Namun kakek itu tetap menolak melepas seragam SMA-nya. Alhasil, baju batik itu ia dobelkan di luar seragam SMA.
Beberapa hari kemudian, keluarga Caca kediaman Kakek Sakka. Caca mengaku tidak tega melihat kondisi rumah kakek itu.
Kakek Sakka tinggal di sepetak ruangan berdinding kayu. Hanya ada satu tempat tidur yang dipenuhi kain dan beberapa perkakas dapur untuk makan kakek di rumah tersebut.
Video itu kemudian diunggah ke akun Tiktok-nya, @andisalsaa_s, dan kemudian menjadi viral di sosial media. Sebuah akun Instagram @makassar_iinfo turut membagikan video itu.
Kontan para warganet pun menjadi tersentuh hatinya melihat video kakek yang mengenakan seragam SMA itu.
Berita Terkait
-
Video Sempat Viral, Penyebab Ustaz Meninggal saat Potong Kurban Terungkap
-
Buang Ratusan Bangkai Kepala Sapi, Dua Pria di Kupang Ditangkap Polisi
-
Presiden AS Donald Trump Segera Menindak TikTok, Diblokir?
-
Donald Trump Dukung Microsoft Beli TikTok
-
Berniat Unjuk Jurus Cakar Macan di TikTok, Gadis Ini Malah Kecebur Danau
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen