Suara.com - Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa terbakarnya truk milik Pertamina di Jalan Titi Pahlawan, Kelurahan Marelan, Kecamatan Medan Marelan yang menyebabkan mobil tangki hangus terbakar. Penyebab ledakan dan terbakarnya truk masih misterius.
Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edy Safari menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyebab terbakarnya truk tangki.
"Kita masih lakukan penyelidikan terkait penyebab terbakarnya truk yang terjadi sekira pukul 12.00 WIB di Jalan Titi Pahlawan," kata Kompol Edy Safari, Kamis (6/8/2020).
Dalam peristiwa tersebut dua kendaraan terbakar. Salah satunya truk tangki milik Pertamina.
Sementara dua orang yang merupakan sopir mengalami luka bakar dan telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
"Penyebabnya belum kita ketahui, truk membawa bahan bakar jenis dexlite atau pertalite. Kondisi mobil hancur akibat terbakar dan dua korban yang merupakan sopir masing-masing dilarikan ke RS Wulan Windi," ungkapnya.
Dijelaskan Edy, pihaknya mendapat laporan bahwa terjadi kebakaran truk tangki BBM.
Bersama dengan pihak Polres Pelabuhan Belawan, langsung berkoordinasi dengan pihak pemadam kebakaran.
Kondisi truk tangki dan pickup hangus terbakar, sementara tangki minyak hancur akibat meledak.
Baca Juga: Truk BBM Meledak di Medan Milik Pertamina
"Kondisi kendaraan tangkinya ini meledak dan total hancur. Mobil pickup juga demikian," bebernya.
Sementara saat ditanya adanya dugaan truk Pertamina sedang "kencing" di jalan sebelum terbakar, Edy enggan berkomentar banyak dan mengatakan akan menyelidikinya.
"Kalau itu masih kita lakukan penyelidikan," ucapnya singkat.
Sementara itu, seorang saksi mata bernama Asri (46) pedagang yang sedang menjajakan es itu mengatakan, sebelum terjadi kebakaran mobil tangki milik Pertamina itu berhenti tak jauh dari tempatnya berdagang.
Sementara itu satu mobil lain jenis pickup berada di samping truk dengan posisi melintang.
Tidak lama kemudian orang-orang berlarian dan terlihat api membesar.
Berita Terkait
-
8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
-
Truk BBM Seruduk 3 Ruko di Cakung Jaktim, Panji Kaget Gegara Motor Ngerem Mendadak
-
Sopir Truk BBM Jadi Tersangka dalam Kasus Pertalite Dicampur Air di SPBU Pertamina Klaten
-
Daftar Kecelakaan Maut di Tol Cikampek: Truk Terbakar hingga Grand Max Adu Banteng dengan Bus
-
Mobil Tangki BBM di Dumai Kecelakaan Hingga Meledak, Pertamina Buka Suara
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut