Suara.com - Seorang wanita berinisial F mengamuk setelah memergoki suaminya, NR bersama wanita lain MR di salah satu rumah, Perumahan Patra Residance, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dalam video yang beredar di sosial media tersebut, memperlihatkan F bersama anaknya SR mengamuk di sebuah ruang tamu lantaran memergoki suaminya bersama wanita lain yang diduga adalah perebut lelaki orang (Pelakor).
F bersama SR mengamuk dengan cara menarik rambut dan memukuli MR. Sementara suami F, yang juga ada di ruangan tersebut berusaha melerai.
F mengatakan peristiwa tersebut saat terjadi setelah ia mendapat informasi bahwa suaminya NR akan mendatangi selingkuhannya MR. Mengetahui hal itu, F pun kemudian membuntuti suaminya.
"Awalnya saya cuma lihat suamiku. Jadi saya ikuti ternyata betul ke sana rumah perempuan ini," kata F di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kamis (6/8/2020).
Belakangan diketahui MR merupakan istri sirih suaminya, NR.
Keduanya menikah tanpa sepengetahuan F, yang saat ini masih berstatus sebagai istri sah dari NR.
Tak terima dengan hal itu, F pun melapor kejadian tersebut ke polisi.
"Yang saya laporkan ini itu, istrinya suami saya. Istri sirih (MR)," kata dia.
Baca Juga: Kisah Siswa SMP di Makassar yang Terpaksa Masuk Sekolah karena Tak Punya HP
"Saya tidak pernah pisah. Saya adukan terkait perzinahannya. Tidak ada izinnya (nikah)," F menambahkan.
F mengaku kejadian ini bukan yang pertama kali dialaminya. Kala itu, F sebelumnya pernah memergoki suaminya bersama MR pada 2018 lalu.
Hanya saja, permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan membuat perjanjian agar suami F tidak menjalin hubungan lagi dengan MR.
"Sebelumnya pernah terjadi seperti ini. Sudah ada sebelumnya sejak 2018, cuma ternyata dia ingkari," jelas F.
Kuasa Hukum F, Ari Dumai menambahkan ada dua tindakan yang dilaporkan dalam kasus ini.
"Laporan pertama terkait keterangan palsu, kedua pernikahan tanpa diketahui istri yang sah (F)," kata Ari.
Berita Terkait
-
Perselingkuhan Artis dan Standar Ganda: Mengapa Kita Gemar Melempar Batu Lewat Jempol?
-
Tak Pernah Minta Maaf ke Istri Pertama Insanul, Inara Rusli Batal Diundang TV Usai Diprotes
-
Hotman Paris Sebut Ada Podcaster Jago Selingkuh, Doktif: Inisial DRL
-
Mencari Rumah yang Hilang
-
Reni Effendi Klarifikasi soal Foto dr Richard Lee bareng Cewek: Saya Tahu Siapa Suami Saya
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam