Suara.com - Pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, sekaligus Auditor III Achsanul Qosasi, memuji laporan dan pengelolaan uang negara di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI 2019 dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Penghargaan ini diperoleh DPD sebanyak 14 kali dan hal ini merupakan rekor yang membanggakan.
“Saya sampaikan di sini, temuan paling sedikit tahun ini adalah DPD RI. Jika dibandingkan dengan lembaga dan instansi lain, cuma ada tiga temuan. Itu pun administratif semua. Soal-soal kecil, seperti kelebihan bayar dan lain-lain. Tidak ada yang pidana. Itu sudah ditindaklanjuti oleh sekjen. Kalau sekjen jebolan Depdagri, pasti mantap kerjanya,” ungkap Achsanul, ketika diterima Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, di Kantor DPD RI komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2020).
Kedatangan pimpinan BPK dan para pejabat eselon I BPK tersebut telah dijadwalkan dalam rangka penyerahan tiga buku laporan hasil pemeriksaan (LHP), yang meliputi laporan keuangan yang berisi Opini BPK dan Laporan Audited DPD, LHP sistem pengendalian internal, dan LHP kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Menurut Achsanul, BPK juga sedang melakukan pemeriksaan atas penggunaan dana penanggulangan bencana non alam Covid-19, mulai dari pemeriksaan awal pada Juli lalu, hingga pemeriksaan mendalam pada Agustus ini. BPK siap memberikan hasil tersebut kepada DPD, sebagai bahan bagi DPD dalam fungsi pengawasan.
“Dana Covid-19 sangat besar, Rp 695 triliun, dan kita semua tahu, dana itu bersumber dari penerbitan surat utang, sehingga harus benar-benar kita jaga. Yang paling rawan adalah di sektor bantuan sosial, terutama dari sisi distribusi. Ini yang mungkin perlu dilakukan pengawasan oleh para senator di 34 provinsi,” tandas tokoh asal Madura, Jawa Timur tersebut.
Atas penyerahan LHP BPK, Ketua DPD menyampaikan terima kasih, dan berharap ke depan, kinerja keuangan DPD tetap pada performa yang sekarang telah dicapai. LaNyalla juga siap menerima hasil lanjutan pemeriksaan dana Covid-19 sebagai materi bagi para senator dalam melakukan pengawasan di daerah masing-masing.
“Terima kasih, pasti kami gunakan sebagai bahan pengawasan, tentu dengan tujuan agar penggunaan dana tersebut tepat sasaran,” ujarnya.
Dalam acara penyerahan LHP tersebut, selain Achasul Qosaih, hadir pula Auditor Utama III, Bambang Pamungkas, Kepala Auditor III, Ahmad Adib Susilo, dan beberapa pejabat lainnya.
Dari DPD hadir juga Wakil Ketua DPD, Sultan Baktiar Najamudin, Sekjend DPD, Reydonnyzar Moenek, Deputi Administrasi, Adam Bahtiar dan Deputi Persidangan, Sefty Ramsiaty.
Baca Juga: Dapat WTP Lagi, Jokowi: Jadikan Hasil Pemeriksaan BPK sebagai Perbaikan
Berita Terkait
-
Di Tengah Pandemi, BNPB Raih Opini WTP 9 Tahun Berturut-turut
-
Menpora Berhasil Bawa Kemenpora Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian
-
Kemnaker Raih Opini WTP Empat Tahun Berturut-turut
-
Menhub Budi Karya Sumadi Pamer 7 Kali Dapat Opini WTP dari BPK
-
Menang Voting, La Nyalla Mattalitti Dilantik Jadi Ketua DPD Jam 1 Dini Hari
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!
-
Macet Parah di RE Martadinata, Sebagian Rute Transjakarta 10H Dialihkan via JIS
-
Komisi II DPR Tetapkan 9 Anggota Ombudsman RI 2026-2031, Hery Susanto Jadi Ketua