Suara.com - Perusahaan startup jaringan hotel OYO baru-baru ini menjadi sorotan publik sosial media usai munculnya keluhan atas pelayanan yang diberikan. Akun Instagram @oyobikinrugi_ pun membeberkan daftar kesalahan yang dilakukan oleh perusahan decacorn itu.
Akun yang dibuat pada akhir Februari 2020 itu mulanya hanya menampung keluh kesah para pelanggan Oyo yag mengalami kendala refund atau pengembalian biaya.
Akun itu menjelaskan bahwa mereka telah mengajuka keluhan itu ke pihak Oyo Indonesia, namun proses refund tak kunjung selesai, bahkan hingga 45 hari kerja lamanya.
Mereka lantas mengumpulkan customer dengan nasib serupa hingga otal ada 250 orang yang sudah tercatat melaporkan keluhan yang sama.
Sementara itu pada pertengahan Juni lalu, Manajemen Oyo Indonesia lewat rilis mediamenyampaikan bahwa mereka masih memproses sekitar 2500 kasus refund. Angka itu diprediksi akan terus bertambah.
Kasus refund itu menumpuk lantaran keluhan yang muncul berasal dari kasus yang berbeda.
"Yang paling sering terjadi adalah kami sudah membayar penuh saat memesan kamar, namun tiba-tiba dikabari kalau kamarunya sudah dipesan dan sudah ada yang lebih dulu membayar," ungkap akun itu dalam keterangan tertulisnya.
Bukan hanya itu, ada pula customer yang memesan tempat menginap namun tiba-tiba pesanan dibatlakan tanpa alasan, atau pembayaran dianggap gagal meskipun dana sudah terpotong dari rekening.
"Yang saat ini terjadi, customer sudah datang ke penginapan namun ditolak oleh pihak pengeinapan. Katanya mereka sudah tidak lagi bekerjasama dengan Oyo Indonesia," imbuh mereka.
Baca Juga: Masuki Fase Normal Baru, OYO Luncurkan Program Kualifikasi Sanitized Stay
Bukan hanya konsumen yang menghadapi kendala, namun para mitra dan vendor pun tak luput dari ketidakpuasan kerja sama.
"Harga kamar yang dijual Oyo sesuka hari mereka di bawa floor price yang disepakati. Mitra babak belur bahkan untuk membayar pegawai dan biaya operasional lainnya pun menjadi amat terbebani. Pada saat mereka mengajukan pemutusan hubungan kerjasama, pohak Oyo Indonesia malah menuntut sejumlah denda ganti rugi dengan tuduhan wanprestasi," ungkap mereka.
Pada 9 Juni 2020 lalu mereka menghimpun nominal kerugian dari berbagai pihak yang jumlahnya mencapai Rp 3.028.202.257 dari 44 orang korban.
Kekinian, para customer yang mengalami kendala refund ini membuat pengaduan ke Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) dan Pengaduan Konsumen Kementerian Perdagangan.
Perjuangan mendapat kejelasan tanggapan dari Oyo Indonesia pun bertambah berat lantaran mereka justru mendapat surat somasi dari manajemen Oyo Indonesia.
"Manajemen mengirim sebanyak tiga kali surat somasi dengan permintaan untuk menutup akun Oyobikinrufi. Tentu dengan embel-embel pencemaran nama baik dan senjata pasal karet UU ITE," jelas admin akun tersebut yang menyatakan masih belum akan mundur jika kejelasan nasib refund mereka belum tercapai.
Berita Terkait
-
Pandemi Covid-19 Bikin Pengalaman Menginap di Hotel Jadi Berbeda
-
Masuki Fase Normal Baru, OYO Luncurkan Program Kualifikasi Sanitized Stay
-
Masuki Fase New Normal, Hotel yang Buka Diminta Sediakan Ruang Isolasi
-
Lion Air Batalkan Penerbangan Khusus, Penumpang Diminta Refund Tiket
-
Refund Tiket Kereta Api Bisa Dipercepat, Cek Caranya di Sini
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai