Suara.com - Dua pemuda di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, yang mencekoki seorang bocah lelaki dengan minuman keras, kabarnya sudah dibekuk polisi. Sekarang mereka sedang diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Tetapi, video yang merekam bocah berjalan sempoyongan sampai jatuh berkali-kali usai diberi beberapa gelas miras oleh para pemuda masih viral di media sosial.
Dalam video yang viral, para pemuda terdengar tertawa terbahak-bahak menyaksikan bocah yang terkena efek alkohol.
Netizen mengecam tindakan para pemuda. Netizen menilai kelakuan mereka betul-betul sudah kurang ajar. Bahkan, juru bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak, sampai ikut mengadukan kasus itu ke komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Jasra Putra melalui media sosial.
"Pak Komisioner KPAI @jasraputra80 ini sudah sangat keterlalu. Mohon ditindaklanjuti @DivHumas_Polri," kata Dahnil melalui akun @Dahnilanzar.
Senator Jakarta Fahira Idris melalui akun Twitter juga turut mengutuk tindakan para pemuda yang mengerjai bocah itu. Dia bersyukur kalau mereka sudah ditangkap polisi.
"Pelaku biadab ini alhamdulillah sudah ditangkap. #IndonesiaButuhRUUMiras," kata ketua omum organisasi Kebangkitan Jawara dan Pengacara itu melalui akun Twitter @fahiraidris.
Jasra Putra berterimakasih kepada masyarakat, juga kepada Dahnil, yang telah memberikan informasi mengenai peristiwa tersebut. KPAI, kata Jasra Putra, telah berkoordinasi dengan aparat kepolisan terkait. Dia berharap pelakunya bisa segera diproses hukum.
KPAI tidak akan tinggal diam terhadap kasus tersebut. Jasa Putra juga menekankan pentingnya memberikan pendampingan kepada bocah yang jadi korban.
Baca Juga: Viral Bocah Dicekoki Dugaan Miras, Dampaknya Bisa Sampai ke Fungsi Otak!
"Kita akan kawal proses hukumnya agar polisi bisa menerapkan UU Perlindungan Anak dan hal yang paling penting juga pendampingan dan rehabilitasi bagi anak korban," kata Jasra Putra.
Dampak miras
Miras yang dikonsumsi anak memicu sejumlah dampak kesehatan. Menurut Hello Sehat, berikut beberapa kemungkinan dampak negatif seorang anak mengonsumsi alkohol:
1. Keracunan alkohol
Ini dapat terjadi apabila mengonsumsi secara berlebihan. Gejalanya termasuk linglung, mual, muntah, sulit bernapas, suhu tubuh menurun drastis, pingsan, kejang, dan kulit jadi membiru.
Dalam beberapa kasus, dampaknya bisa sampai kematian.
Berita Terkait
-
Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Satpol PP Sita Ribuan Botol Miras dari Sejumlah Warung dan Gudang di Jakarta Barat
-
Satpol PP DKI Sita Ratusan Botol Miras Ilegal Jelang Ramadan, Sasar Pedagang Tak Berizin
-
Inspirasi Resep Takjil dari Chef Martin Praja: Es Teler Milky Pudding Bisa Buat Ide Jualan
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Lima Koper Berisi Uang Rp5,19 Miliar Korupsi Bea Cukai
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas