Suara.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut kasus kesembuhan pasien covid-19 yang mencapai rekor tertinggi pada Senin (24/8/2020) kemarin sebagai prestasi.
Wiku mengatakan angka kesembuhan memang mulai meningkat dalam beberapa hari ini karena kerja keras tenaga medis yang bertugas dan sistem pencatatan data kasus yang semakin baik.
"Jadi pencatatan data yang ada yang berjalan dari waktu ke waktu memang menunjukkan kasus sembuh secara kolektif memang meningkat. Ini menunjukkan prestasi pertama dari sistem pelaporan dan transparansi publik, yang kedua dari upaya yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan, sehingga kasus-kasus yang ditangani makin lama makin baik," kata Wiku dalam konferensi pers di Istana Negara, Selasa (25/8/2020).
Wiku juga mengungkapkan bahwa angka persentase pasien covid-19 sembuh di Indonesia juga sudah melampaui persentase kesembuhan dunia.
"Kasus sembuh hari ini 112.867, atau setara 71,5 persen, di mana kasus sembuh dunia 68,19 persen, jadi lebih tinggi dari dunia," tuturnya.
Wiku menyebut prestasi ini harus tetap dijaga untuk memberikan semangat bagi tenaga medis untuk menyelesaikan pandemi virus corona Covid-19.
"Kita harus memberikan spirit yang positif dan penuh kepada tenaga kesehatan karena mereka adalah orang-orang yang menyelamatkan saudara kita yang menderita Covid 19," ucapnya.
Diketahui, berdasarkan catatan Satgas Covid-19, angka kesembuhan pada 24 Agustus memecahkan rekor baru yakni sebesar 3.560 orang sembuh, ini merupakan angka kesembuhan tertinggi sejak kasus pertama yang diumumkan Presiden Joko Widodo pada awal Maret lalu.
Angka tersebut menggusur rekor tertinggi sebelumnya pada 28 Juli 2020 kemarin yang menyentuh angka 2.366 orang sembuh dalam satu hari.
Baca Juga: 238 Karyawan LG Positif Corona, Satgas Covid-19: Jangan Lengah
Berita Terkait
-
Mumpung Masih Gratis, Jubir Covid-19 Minta Masyarakat Segera Vaksin Booster Kedua
-
RSDC Wisma Atlet Kemayoran Resmi Ditutup Hari Ini, Nakes dan Relawan Purna Tugas
-
Satgas Covid-19: Subvarian XBB Merebak, Prokes Liburan Akhir Tahun Harus Diperketat
-
Pemerintah Tak Ingin Tergesa-gesa Sampaikan Indonesia Bebas Pandemi Covid-19
-
Pandemi Covid-19 Terkendali, PB IDI Wanti-wanti Masyarakat: Jangan Terlalu Euforia
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi
-
Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa
-
Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian