Suara.com - Pemerintah mengumumkan telah terjadi penambahan jumlah daerah zona risiko tinggi alias zona merah Corona COVID-19 pada Kamis (27/8/2020) kemarin. Zona oranye dan kuning juga ikut bertambah.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito memaparkan total zona merah saat ini adalah 32 kabupaten/kota. Artinya terjadi penambahan sebanyak 17 daerah zona merah dari pekan sebelumnya.
"Kami mohon agar perhatian kepada 17 kabupaten/kota ini untuk segera dapat meningkatkan penanganan kasus serta testingnya dengan baik agar posisi risikonya menurun kembali menjadi sedang atau rendah," kata Wiku dalam konferensi pers dari Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/8/2020).
Ke-17 kabupaten/kota yang dimaksud antara lain: Kota Padang, Kota Sibolga, Kab Muara Enim, Kota Jakarta Selatan, Kota Jakarta Timur, Kota Bogor, Kudus, Kendal, Pasuruan, Tuban, Barito Selatan, Barito Utara, Tapin, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tanah Laut, dan Kota Bontang.
Kemudian Wiku Adisasmito juga menegur 10 kabupaten/kota yang berstatus zona merah selama empat pekan terakhir tak ada perubahan.
Ke-10 kabupaten/kota empat pekan tak berubah itu antara lain: Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Gorontalo, Hulu Sungai Tengah, Kota Ambon, Kota Medan, Deli Serdang, Balikpapan, Sidoarjo.
"Tugas selanjutnya mengendalikan protokol kesehatan di masyarakat dan juga untuk sektor yang sudah mulai dibuka," tegasnya.
Selain itu ada 222 kabupaten/kota zona oranye, 189 kabupaten/kota zona kuning, dan 71 zona hijau dengan rincian 41 kabupaten/kota tidak ada kasus baru, dan 30 kabupaten/kota masih belum terdampak.
Berikut daftar 32 kabupaten/kota zona merah per 27 Agustus 2020:
Baca Juga: Tompi Dihajar Buzzer Gara-gara Komentari Bioskop Dibuka Tingkatkan Imun
- Maluku: Kota Ambon
- Gorontalo: Gorontalo
- Kalimantan Timur: Kota Balikpapan, Kota Bontang, Kota Samarinda
- Kalimantan Tengah: Barito Utara, Kota Palangkaraya, Barito Selatan
- Kalimantan Selatan: Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Balangan, Kotabaru, Tanah Laut, Tapin
- Jawa Timur: Sidoarjo, Kota Surabaya, Pasuruan, Tuban
- Jawa Barat: Kota Bogor
- Jawa Tengah: Kendal, Kudus
- DKI Jakarta: Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat
- Sumatera Selatan: Muara Enim
- Sumatera Barat: Kota Padang
- Sumatera Utara: Deli Serdang, Kota Medan, Kota Sibolga
- Aceh: Aceh Besar
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Minta yang Pesimis Keluar dari RI, Pakar Komunikasi: Efektif tapi Berisiko Polarisasi
-
Pemuda Trash Ranger Indonesia sebagai Delegasi Puncak IGYLS 2026
-
Dominasi Mutlak Toyota Gazoo Racing Indonesia Jadi Ancaman Serius Rival Slalom Nasional
-
Reuni di Fortuna Sittard, Ole Romeny Tak Sabar Satu Lapangan dengan Justin Hubner
-
GAC Tembus 30 Juta Unit Saat Persaingan Mobil China Semakin Memanas di Indonesia
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Habiburokhman Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgen: Akan Kami Cek, Ditahan Apa Belum
-
Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku
-
Prabowo Minta yang Pesimis Keluar dari RI, Pakar Komunikasi: Efektif tapi Berisiko Polarisasi
-
Kapolri Datangi Kejagung Usai Polemik Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Ada Konflik
-
Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas
-
BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan
-
Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR
-
Kejagung Bantah Febrie Umrah: Nggak Bener, Dia Sudah Dicekal dan Tak Dijaga TNI Lagi!
-
MPLS Sekolah Rakyat Fokus Bangun Literasi Digital, Siswa Baru Dibekali Etika Pakai Medsos