Suara.com - Pengalaman pahit harus dirasakan seorang pria asal China lantaran ada sebuah ikan yang masuk ke anus, bahkan tersangkut di area ususnya.
Fenomena tak wajar ini memang di luar nalar manusia. Bayangkan saja, ikan yang masuk ke dalam tubuhnya itu berukuran lumayan besar, yakni sekitar 30 hingga 40 sentimeter.
Ikan jenis nila ini masuk melalui lubang anus dan tersangkut di dalam salah satu organ yang terletak di antara ujung usus besar dan anus. Dalam istilah medis organ ini disebut sebagai rektum.
Kejadian langka ini terjadi ketika pria tersebut sedang duduk. Kala itu, ia tak sadar jika menduduki seekor ikan nila yang masih hidup, demikian laporan Hops.id -- media jaringan Suara.com.
Entah bagaimana ceritanya si ikan bisa menyusup ke anus. Ia hanya mengaku tiba-tiba merasakan sakit pada bagian anusnya.
Merasakan ada sebuah benda yang mengganjal di anusnya, pria berusia 30 tahun itu pun mencoba mengeluarkan ikan tersebut. Namun usahanya tak membuahkan hasil.
Tak kuasa menahan rasa sakit, ia pun bergegas ke rumah sakit terdekat untuk memeriksa sakit yang ia alami. Kepada dokter yang memeriksa, ia menjelaskan rasa sakit berada di sekitar anus.
Ketika diperiksa melalui perangkat rontgen, si dokter dibuat terkejut lantaran menemukan seekor ikan yang bersemayan di dalam tubuh pasiennya. Sejumlah tenaga medis yang bertugas kebingungan karena ikan tersebut berukuran lumayan besar.
Mengetahui adanya kejanggalan itu, pihak RS langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan operasi bedah di perut bagian bawah.
Baca Juga: Terjadi Lagi, Malangnya Ikan Arwana Ini Berakhir Diolah Menjadi Hidangan
Ususnya pun terpaksa harus dibedah untuk memudahkan pengambilan ikan yang tersangkut.
Dikutip dari Daily Mail, berdasarkan sebuah video yang beredar, tenaga medis yang bertugas membantu operasi itu mengatakan bahwa ikan yang tersangkut di tubuh pasiennya mengeluarkan bau yang menyengat.
Walaupun ikan nila berukuran lumayan besar itu berhasil dikeluarkan dalam kondisi mati, namun tak diketahui lebih lanjut bagaimana kondisi kesehatan pria tersebut usai dioperasi. (CTH)
Berita Terkait
-
Penjualan Mobil di Indonesia Januari hingga Maret 2026: Jepang vs China Panas, Korsel Terlibas
-
China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Teruntuk Pak Pram, Menyapu Ikan Sapu-sapu Saja Tak Cukup
-
5 Drama China Trope Si Cowok Bucin Parah, Ada Dream of Golden Years
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Mengapa Donald Trump Unggah Foto Dirinya Mirip Yesus?
-
Iran Sebar Video AI Yesus Pukul Kepala Donald Trump Sampai Jatuh ke 'Neraka'
-
8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti
-
Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai