Upaya tersebut terus dilakukan sejak tiga hari yang lalu karena asap akibat kebakaran lahan di lokasi tersebut sempat masuki kedua ruas jalan.
“Itu (lahan terbakar di dekat Tol Palembang-Inderalaya) memang sangat dekat dan informasinya belum padam-padam,” kata Ansori.
Dia menyebut, faktor lokasi kebakaran itu memang berada di tengah-tengah kawasan hutan rawan dan lahan kering.
Karena itu, kata dia, saat api bermunculan dan terus merambat membuat api cepat membesar hingga sulit untuk dipadamkan.
“Tim satgas masih terua berupaya memadamkan api di sekitar lokasi tersebut,” tambah dia.
Ditanya terkait luas lahan terbakar di dekat Tol Palembang-Inderalaya, dirinya belum bisa membeberkan secara detail.
“Kalau yang belum padam itu (lahan terbakar di dekat Tol Palindra) tersisa sedikit lagi,” ungkap dia.
Pihaknya pun mengklaim sejauh ini untuk aktivitas lalu lintas atau lalin kendaraan di sepanjang jalan tol tersebut dan juga sekitar tol tak terganggu.
Kontributor : Rio Adi Pratama
Baca Juga: Kebakaran Lahan di Ogan Ilir, Warga: Sudah Langganan Setiap Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Terbukti Selingkuh, Hakim di Sulteng dan Sabang Dipecat, Ada yang Tega Palsukan Data Istri
-
Baku Tembak di Tembagapura: TNI Lumpuhkan Kelompok Bersenjata, 1 Tewas dan 6 Ditangkap
-
Iwakum: Putusan Bebas Tian Bahtiar Perkuat Perlindungan Pers
-
Australia Jadi Sorotan Dunia Berkat Munculnya Gerhana Bulan Darah
-
Polda Riau Ungkap Jaringan Pemburu Gajah Sumatra, DPR: Jangan Beri Ruang Pelaku Kejahatan Lingkungan
-
Pakar UGM: Perang AS-Israel Vs Iran Pertegas Momentum Indonesia Keluar dari Board of Peace
-
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus
-
Siapa Ermanto Usman? Mantan Pegawai JICT yang Tewas Mengenaskan di Bekasi
-
Pemuda 22 Tahun Dibekuk Bawa Sabu 102 Gram, Begini Modus Penyamarannya
-
Strategi Perang AS-Israel Lawan Iran Dinilai Sembrono dan Tanpa Roadmap Jelas