Suara.com - Sebuah video aksi nekat pemotor masuk jalan tol membuat publik geram. Pemotor perempuan itu tampak mengalami kecelakaan di jalan tol usai menabrak sebuah mobil yang ada di depannya.
Video itu dibagikan oleh sebuah akun Facebook Emmanuel Alvino pada Minggu (30/8/2020). Dalam video berdurasi 17 detik itu, sebuah motor yang ditumpangi oleh tiga orang perempuan melintas di sebuah ruas jalan tol.
Pemotor itu mulanya mengambil lajur kanan bersama mobil-mobil lain. Beberapa saat kemudian pengemudi motor bermanuver mengambil lajur kiri secara tiba-tiba.
Diduga karena tidak melihat kondisi arus lalu lintas di lajur yang paling kiri, pemotor itu tak sadar bahwa ada sebuah mobil yang tengah melintas.
Kontan, motor itu pun menabrak mobil yang melintas. Para penumpang motor pun ambruk dan terbaring di jalanan.
Beruntung mobil lain yang berada di belakang mereka, yang tak lain adalah perekam video tersebut, bisa mengontrol laju kendaraan sehingga tak menimbulkan tabrakan beruntun.
Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan lebih lanjut tentang kecelakaan pemotor di jalan tol itu.
Namun, dari tayangan video tersebut, para pengendara motor tampak masih bisa bangkit dari jatuhnya.
Video itu kontan menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak diantaranya yang geram dengan aksi nekat pemotor itu, tapi ada pula yang merasa kecelakaan tersebut setimpal dengan aksi mereka.
Baca Juga: Hasil Olah TKP, Polisi: Prada Ilham Kecelakaan Akibat Hilang Konsentrasi
"Nyawanya ada 10, sisa 9," sindir Emmanuel Alvino.
"Naik motor konyol," tulis Nana Lindswell.
"Kok bisa masuk tol ya?" tanya J Fernando Tambun.
"Sakit jiwa mobil ditabrak, bonceng 2 orang lagi, dikejar matel," komentar Vboru EL Baja.
Aturan dan Larangan di Jalan Tol, Apa Saja?
Sesuai dengan aturan dan larangan saat berkendara di jalan tol telah dimuat dalam Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.Peraturan tersebut mencantumkan terkait aturan dan larangan bagi pengendara di jalan tol yang tertulis dalam Pasal 41. Sedangkan bagi pengguna jalan tol diatur dalam pasal 28.
Berita Terkait
-
Hasil Olah TKP, Polisi: Prada Ilham Kecelakaan Akibat Hilang Konsentrasi
-
Gegara Pandemi Virus Corona, Bhutan Cabut Larangan Penjualan Tembakau
-
Tol Perdana di Aceh, ADHI Berharap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
Ini Hal yang Akan Dilakukan TikTok jika Dilarang Beroperasi di AS
-
Bus dan Mobil Dilempari Batu di Tol Tangerang, 4 Kendaraan Rusak dan 2 Luka
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas