Suara.com - Dua anggota DPRD Provinsi Bengkulu: Imron Rosyadi dari Fraksi Partai Golkar dan Edison Simbolon dari Fraksi Partai Demokrat, mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota dewan karena maju dalam pilkada 2020.
Pelaksana tugas Sekretaris DPRD Provinsi Bengkulu Muhammad Rizal mengatakan telah menerima surat pengunduran diri dari kedua anggota dewan tersebut.
"Pak Imron dan Pak Edison mereka sudah mengajukan ke saya untuk mengundurkan diri," kata Rizal.
Ia menjelaskan DPRD akan segera memproses surat pengunduran diri tersebut sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku.
Selain itu, kata dia, dewan juga telah meminta kepada kedua anggota dewan tersebut untuk segera mengembalikan semua fasilitas yang mereka nikmati ke Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu.
Edison Simbolon mengatakan sudah memasukkan surat pengunduran diri ke sekretariat dewan sebagai persyaratan untuk mendaftar sebagai bakal calon bupati Seluma, Provinsi Bengkulu.
"September nanti sebelum penetapan calon harus sudah keluar surat ketetapan berhenti dari Menteri Dalam Negeri, tapi sekarang saya sudah memasukkan surat pengunduran diri yang diketahui unsur pimpinan," katanya.
Edison Simbolon saat ini menjabat sebagai ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu dan merupakan anggota DPRD Provinsi Bengkulu yang terpilih dari daerah pemilihan Kota Bengkulu.
Sedangkan Imron Rosyadi saat ini menjabat sebagai ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Bengkulu yang terpilih sebagai anggota dewan dari dapil Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah.
Baca Juga: Tak Penuhi Syarat, 2 Paslon Jalur Independen Gagal Ikut Pilkada Gunungkidul
Imron yang merupakan bupati Bengkulu Utara dua periode diketahui menjadi salah satu bakal calon gubernur Bengkulu yang akan maju dalam pilkada mendatang. [Antara]
Berita Terkait
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Ganjar Soroti Pelaksanaan Demokrasi dan Isu Pilkada di Rakernas PDIP 2026
-
Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Ganjar: Sikap PDI Perjuangan Sangat Jelas!
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar