Suara.com - Pihak dari Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan kalau calon Wakil Bupati Karawang Adly Fairuz tidak memiliki hubungan kakek-cucu. Meskipun begitu, Adly disebut masih memiliki hubungan keluarga.
Juru Bicara Wapres Maruf, Masduki Baidlowi mengatakan tidak pas apabila Adly disebut sebagai cucu dari orang nomor dua di Indonesia itu.
"Ya masih ada hubungan famili, tapi tidak ada hubungan cucu," kata Masduki saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2020).
Kabar tersebut mencuat seiring keterlibatan Adly dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Entah bagaimana mulanya, namun PDIP sempat mengumumkan untuk mengusung Adly, selaku cucu Ma'ruf dalam pesta demokrasi itu.
Perwakilan dari Maruf sempat mengkonfirmasi kabar tersebut kepada keluarga. Pihak keluarga menjelaskan kalau Adly berasal dari kampung yang sama dengan Ma'ruf yakni Kresek, Tangerang, Banten.
Pihak keluarga mengetahui kalau majunya Adly di Pilkada 2020 turut serta membawa label 'cucu' Ma'ruf Amin. Akan tetapi baik dari keluarga maupun Ma'ruf tidak mempermasalahkannya.
"Saya pernah mencoba untuk bilang pada Wapres, apa perlu ini diklarifikasi? Dia bilang sudah lah biar saja, enggak perlu (klarifikasi), dia (Abah) bilang gitu," tuturnya.
Sebelumnya, Adly Fairiz disebut-sebut cucu Wakil Presiden Maruf Amin. Hanya saja PDIP Perjuangan mengklaim memilih Adly Fairuz karena melihat potensi dan kemampuan berpolitik.
Artis sinetron 'Cinta Fitri' bernama lengkap Ahmad Adly Fairuz itu diusung bersama calon bupati Karawang Yessy Karya Lianti.
Baca Juga: Wapres Ma'ruf Sebut Kemiskinan di Indonesia Bakal Meningkat, Bisa Sama 2011
Keluarga Adly Fairuz yang mempunyai hubungan keluarga langsung dengan Maruf Amin adalah ibundanya.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan alasan partai mengusung Adly Fairuz langsung menjadi calon wakil bupati meski baru masuk ke dunia politik berawal dari kepincut perannya di sinetron Cinta Fitri.
Berita Terkait
-
Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global
-
Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya
-
Ma'ruf Amin Respons Menkeu Purbaya soal Mahalnya Bank Syariah
-
Sikap PKB Usai Kiai Ma'ruf Amin Pilih Jalan Uzlah
-
Tak Hanya MUI, KH Maruf Amin Juga Mundur dari Ketua Dewan Syuro PKB, Ini Alasannya
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur