Suara.com - Seorang perempuan yang tengah bersepeda di jalan raya mengalami kejadian tidak menyenangkan usai dirinya menjadi korban begal payudara.
Insiden tersebut terjadi pada Rabu (02/09/2020) seperti yang terlihat dalam video unggahan akun Instagram @nenk_update.
"Begal p*yudara dihajar massa saat beraksi. Lokasi belum diketahui," tulis keterangan video unggahan @nenk_update.
Dalam video yang diduga terekam kamera CCTV itu, nampak seorang perempuan berbaju pink sedang bersepeda dan hendak menyebarangi ramainya jalan raya.
Tiba-tiba, seorang laki-laki bermotor mengkituinya dari belakang dan berhenti tepat di samping korban.
Setelah berhenti sejajar, pelaku bejat itu pun langsung melancarkan aksinya dengan memegang dada perempuan pesepeda tadi.
Seketika, si korban langsung turun dari sepedanya dan menarik tubuh si pelaku yang ingin melarikan diri dengan motornya.
Tanpa diduga, sebuah motor yang yang tengah melaju menghalau kendaraan pelaku sehingga ia kesulitan untuk kabur.
Pengendara yang menghalau laju motor pelaku itu pun langsung menghujani pelaku dengan sejumlah pukulan terpelanting ke jalanan.
Baca Juga: Detik-detik Begal Payudara Diamuk Pemotor Di Jalan
Sontak pengendara lain turut memberi pelajaran kepada si pelaku hingga membuat jalanan yang semula lancar menjadi macet.
Meski pelaku kurang ajar tersebut berulang kali berusaha mengangkat motornya yang terjatuh, ia gagal karena warga sekitar sudah mengerubutinya.
Hingga tulisan ini dibuat, video unggahan @nenk_update tersebut telah mendapat 9.000 lebih like dan ribuan komentar.
"AWAS AJA SAMPE ADA YG KOMEN “ABIS MBAK NYA PAKE BAJU GITU” GUE TABOK YA !!!" tanggap pemilik akun @sheya****
"Kayaknya itu di luar negri deh. Kalau di Indonesia banyak bapak ojol," ungkap @uchiro*** menebak lokasi kejadian.
Adapun akun @gistiayu**** juga memberi reaksi yang senada.
Tag
Berita Terkait
-
Logika Sesat Guru Ngaji Surabaya: Cabuli 7 Santri Pria di Bawah Umur Demi Hindari Zina dan Hamil
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Belajar dari Kasus Ponpes Pati: Ruang Pendidikan Gagal Hadirkan Rasa Aman
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
DPR Minta Pemerintah Tak Tunggu Lonjakan Kasus Hantavirus Baru Bertindak
-
Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!
-
Thaksin Shinawatra Hirup Udara Bebas, Politik Thailand Kembali Memanas
-
Hadiri Sidang Nadiem Makarim, Rocky Gerung: Jaksa Pintar, Tapi Kelelahan
-
Wamensos Dorong Bandar Lampung Bentuk Kampung Siaga Bencana dan Perkuat DTSEN
-
Donald Trump: Saya Tidak Suka Surat dari Iran!
-
Purnawirawan Jenderal Semprot Dandim Ternate: Pembubaran Nobar 'Pesta Babi' Langgar Konstitusi!
-
Iran Bersumpah Tidak Akan Tunduk pada Tekanan Amerika Serikat, Harga Minyak Makin Runyam
-
Buntut Potongan Video JK, Jubir Ormas Islam Sebut Ada Unsur Pidana dan Niat Jahat Ade Armando dkk
-
Cuma Rp50 Ribu Per Hari, Polisi Ungkap Rahasia di Balik Penitipan Bayi Ilegal di Sleman