Suara.com - Cuitan salah satu personel JKT48, Shani Indira Natio pada Sabtu (6/9/2020) kini tengah viral dan menjadi sorotan.
Dalam cuitan tersebut, Shani mengunggah surat permohonan adiknya yang berisi permintaan uang.
Surat itu membuat sejumlah warganet terhibur karena dinilai unik dan berbeda.
Pasalnya, surat yang ditulis oleh Krishna Putra Nation tersebut sudah seperti surat formal. Bahkan dilengkapi dengan materai Rp 6.000.
"Atas nama adik tercinta kalian (Krishna Putra Natio), saya sangat mengapresiasi pekerjaan kalian dengan tulus dan sepenuh hati, dan selalu berusaha dan mendoakan yang terbaik dalam hal pekerjaan maupun kehidupan di kota metropolitan (JAKARTA KERAS BOS)," buka Krishna Putra Natio.
Selanjutnya, Krishna menyampaikan maksud dan keinginannya. Ia memohon agar Shani mendonasikan penghasilan bulanan untuk diberikan padanya.
"Namun dengan segala hormat saya memohon untuk mendonasikan penghasilan bulanan kalian untuk adik tercinta ini. Dengan itu, kalian sudah mensupport saya untuk menabung dan dapat melakukan perputaran uang dalam hal usaha, dolan, dan hal-hal penting yang lainnya untuk menunjang kebahagiaan dan tidak adanya penyesalan semasa hidup saya," tutur Krishna.
"Sumbangan kalian sangat berarti bagi saya, dari saya yang belum bisa mendapatkan pekerjaan tetap dan masih harus menempuh pendidikan di Universitas ..... (Jurusan Ilmu Sekonomi) dengan segala matematika dan grafik yang kadang harus memaksa saya untuk membuka buku ataupun mendownload jurnal internasional untuk belajar," sambungnya.
Tidak hanya itu, Krishna pun menyantumkan keterangan informasi lebih lanjut.
Baca Juga: Lutfi Agizal Lelang Bajunya yang Viral, Netizen: Jangan Ngadi-ngadi
Ia mencantumkan jumlah minimal donasi yakni sebesar Rp 500.000, sementara maksimalnya tidak terhingga.
Selain itu, donasi tersebut pun harus dibayarkan ke rekeningnya sebelum tanggal 2 September 2020.
Hingga tulisan ini dibuat, cuitan Shani tersebut tersebut telah diretweets lebih dari 3.900 kali dan disukai oleh lebih dari 15.000 pengguna Twitter.
Unggahan Shani ini pun mengundang berbagai reaksi warganet. Beberapa dari mereka menilainya kreatif.
"Sangat amat kreatif," tulis @angela_syahfira.
"Kreatif! Kenapa gue tidak kepikiran buat surat terbuka untuk abang-abang gue ya. Terima kasih inspirasinya adik kak Shania. Untuk abang-abang gue yang baik hati, siap-siap bangkrut ya kalian!" timpal @xixihun1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Ancaman Perang Timur Tengah, DPR Desak Travel Jamin Keamanan dan Kepulangan Jamaah Umrah
-
PM Anwar Ibrahim Sanjung Try Sutrisno 'Negarawan Sejati': Malaysia Berduka Sedalam-dalamnya
-
Sivitas Akademika UGM Kompak Tolak Perjanjian Dagang RI-AS Dinilai Ancam Kedaulatan
-
Paus Minta AS Hentikan Serangan di Timur Tengah, Trump Malah Makin Menjadi