Suara.com - Seorang pria bernama John Reynolds tak sadar telah membeli properti mewah bernilai miliaran setelah membayar rumah bobrok seharga Rp 200 jutaan.
Menyadur Metro, Selasa (08/09/2020) rumah tak terurus itu menyimpan harta karun berupa kolam renang besar berukuran 10 meter di halaman belakang.
Awalnya, John berniat memperbaiki rumah kosong itu dan menjualnya kembali dengan harga yang layak. Namun naluri bisnisnya langsung padam ketika melihat kolam renang mewah di halaman belakang.
John membeli properti itu dua tahun lalu, setelah kosong selama setahun karena pemilik sebelumnya meninggal. Ia membeli rumah dari pemerintah dengan harga yang sangat terjangkau, sekitar Rp 291 juta.
Menurut ceritanya, rumah itu dibeli beberapa minggu sebelum dibongkar setelah ditempati oleh seorang penimbun selama 20 tahun.
Layaknya rumah penimbun, properti itu tidak terawat dan dipenuhi oleh sampah. Meski begitu, John berkata kondisi bangunannya cukup baik, hanya perlu dibersihkan total.
Kemudian suatu malam, sebuah badai besar melanda dan sampah yang menumpuk di halaman belakang sedikit tersingkap. Ia tercengang melihat tepian beton serupa dinding kolam renang.
"Saya bisa melihat sedikit tepian beton tetapi saya hanya mengira itu adalah bagian dari teras atau ruang untuk menaruh tanaman."
"Ada begitu banyak hal yang terjadi dengan rumah itu, sehingga area belakang jadi perhatian terakhir, tapi aku memperhatikan bahwa rumahnya selalu basah meskipun faktanya kami tidak mendapatkan hujan selama berminggu-minggu."
Baca Juga: Harta Karun! 425 Koin Emas dari Zaman Abbasiyah Ditemukan di Israel
Akhirnya setelah membersihkan halaman belakang, John benar-benar terkesima mendapatkan sebuah kolam renang ukuran besar. Sebuah penemuan mewah untuk rumah yang ia beli dengan harga murah.
"Saya membelinya sebagai investasi kecil dengan niat untuk menjualnya kembali, tetapi kini telah menghasilkan begitu banyak kejutan yang saya tidak tahu apakah saya bisa melepaskannya."
Butuh waktu lama baginya hanya untuk melakukan proses pembersihan. "Ketika kami kembali ke dasar kolam, saya menyadari itu masih dalam kondisi yang sangat baik."
John menghabiskan sekitar Rp 147 juta untuk memperbaiki kolam, seperti menangani kebocoran, membersihkan dan mengecat ulang juga mengisinya dengan air bersih.
Menurut perkiraannya, untuk membuat kolam dengan ukuran yang sama akan menelan biaya sekitar Rp 2,3 M. Jadi kolam renang ini adalah harta karun yang tak pernah ia duga.
John menghabiskan 18 bulan untuk merenovasi rumah dan membersihkan kolam. Ia akhirnya memutuskan untuk mempertahankan rumah itu sebagai miliknya, meskipun sekarang harganya mencapai Rp 3,2 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
PP Muhammadiyah Tegaskan Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Organisasi
-
Cegah 'Superflu' Sekarang! Dinkes DKI Ajak Warga Jakarta Kembali Perketat Cuci Tangan dan Masker
-
Tangis Staf Keuangan Pecah di Sidang MK: Melawan 'Pasal Jebakan' Atasan dalam KUHP Baru
-
Tragedi Maut KLM Putri Sakinah, Nakhoda dan ABK Resmi Jadi Tersangka Tewasnya 4 WNA
-
PDIP Gelar HUT ke-53 dan Rakernas di Ancol, Tegaskan Posisi sebagai Partai Penyeimbang
-
PDIP Kecam Pelaporan Terhadap Pandji ke Polisi: Bentuk Intimidasi dan Pembungkaman Suara Rakyat
-
KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara
-
MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan
-
Gubernur Pramono Targetkan PAM Jaya IPO di 2027 dan Layani 100 Persen Warga pada 2029
-
Polda Hentikan Penyelidikan Kematian Diplomat Arya Daru, Keluarga Protes Alasan Polisi