Suara.com - Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara melakukan koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan dana bantuan sosial (Bansos) untu warga di masa pandemi Covid-19.
Selain berkoordinasi, Juliari meminta masukan kepada KPK agar bisa mengawasi program bansos ini.
"Sampai saat ini kami diberikan tugas untuk menjelaskan program-program yang reguler maupun khusus yang anggarannya tidak sedikit. Saat ini kemensos diberikan anggaran yang cukup tinggi di antara kementerian dan lembaga," ucap Juliari dalam konferensi pers melalui Youtube KPK, Rabu (9/9/2020).
"Kami meminta masukan arahan khususnya terkait hal yang perlu kami perhatikan karena masih ada sisa waktu untuk tahun ini," sambungnya.
Apalagi, kata Juliari, kementeriannya kini tengah menjalani dua program untuk bulan ini. Maka itu, Juliari berharap KPK tetap turut mengawal dalam penanganan anggaran dana covid-19 agar tepat sasaran ke masyarakat.
"Kami berharap program yang kami jalankan tidak hanya tepat sasaran, tapi juga akuntabel dan tidak berpotensi menyalahi aturan," kata Juliari.
Juliari meminta KPK agar bisa menegur kementeriannya bila melakukan kesalahan dalam menjalankan program pemerintah pusat dalam penanganan dana bansos.
"Sesuai perintah presiden tentunya kami sangat ingin diberikan pendampingan dari semua teman-teman yang mengawal program pemerintah. Kami tentu berharap KPK berikan teguran apabila ada hal yang perlu kami perbaiki," ucap Juliari.
Sementara itu, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar mengaku lembaga antirasuah dipastikan akan mengawal maupun memberikan pendampingan dalam program pemerintah yang dijalankan kementerian sosial.
Baca Juga: Usai 11 Hari Isolasi, Novel Baswedan Beberkan Hasil Tes Covid-19
Menurut Lili, KPK masih menerima sejumlah keluhanan masyarakat melalui laporan Jaga Bansos milik KPK terkait laporan masyarakat terkait bansos Covid-19.
"Kami melihat masih banyak keluhan masyarakat terkait bansos. Dari Jaga Bansos sampai 4 september 2020 ada 1074-an terkait bansos. Ini ternyata yang tertinggi di DKI ,Jawa Barat dan Jawa Temgah. Ternyata dari 1074 itu keluhan yang paling banyak itu hampir mencapai 500 keluhan tentang tidak terima bantuan tapi sudah melakukan pendaftaran," kata Lili.
Lili memberikan masukan kepada Kemensos agar terus memperbaiki validasi data yang dianggap cukup penting.
"Validasi data sangat penting, untuk jumlah penerima bantuan. Validasi data utama untuk menghindari atau minimalisir keluhan," ucap Lili.
Masukan lainnya, KPK menyarankan agar kemensos juga dapat berkoneksi dengan KPK melalui Jaga Bansos agar bila ada keluhan masyarakat dapat langsung ditangani.
"Untuk minimalisir keluhan itu tadi kita sarankan kepada menteri dan jajaran bagaimana mengukir koneksi atau salah satu yang bisa bertugas ikut awasi jaga bansos sehingga keluhan bisa langsung ditindaklanjuti tidak terlalu lama tunggu diselesaikan," tutup Lili.
Berita Terkait
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!
-
Pertebal Bukti Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kota Bengkulu
-
Kasus Bansos Beras, Kakak Hary Tanoe Dipanggil Penyidik KPK
-
KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Ada Ketegangan di Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Lawan Singapura? Herdman Bilang Begini
-
Skenario Lolos Dramatis Grup A Piala AFF 2026: Timnas Indonesia di Ujung Tanduk?
-
Pajak Dibayar, BBM Mahal, Jalan Masih Rusak: Rakyat Wajar Bertanya
-
Cara Mengeringkan Wajah Setelah Cuci Muka yang Benar, Jangan Asal Gosok Handuk
-
Pilihan Mobil Listrik Mungil di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp 100 Jutaan
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 7 Agustus 2026: Sikap Tenang Buka Banyak Peluang
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan