Suara.com - Hubungan masyarakat (humas) memiliki peran penting dalam setiap lembaga, karena memiliki salah satu strategi untuk menjaga citra lembaga itu. Humas di era transformasi digital harus bisa melakukan kerja secara cepat dan baik, serta bisa menyesuaikan dan beradaptasi ke era digital untuk masa depan
"Humas memiliki peran penting dalam setiap lembaga karena Humas memiliki salah satu strategi untuk menjaga citra lembaga, baik atau tidak. Sekarang ini, humas di era baru transformasi digital, harus bisa melakukan secara cepat dan baik dan bisa menyesuaikan dan beradaptasi ke era digital untuk masa depan," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Yulia Jaya Nirmawati melalui video teleconference, Jakarta, Senin (7/9/2020).
Pernyataannya ini disampaikan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan III menuju sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan terampil.
Menurut Yulia, kritik pasti ada pada setiap instansi pemerintah. Tetapi jika kritik yang disampaikan tidak benar, maka humas dituntut untuk melakukan respons dengan cepat.
"Humas pemerintah dituntut mampu merespons secara cepat, cerdas sehingga krisis komunikasi tidak menjadi persepsi negatif di masyarakat. Kita harus merespons tapi tidak secara langsung mengonter, tetapi sembari meluruskan dan ditambah nilai edukasi. Jika kita tidak merespons secara cepat, itu akan menjadi mindset di masyarakat bahwa hal yang salah itu akan dibenarkan oleh masyarakat," katanya.
Yulia menambahkan, strategi komunikasi dilakukan untuk memperkuat satuan kerja (satker) yang ada di daerah-daerah dengan narasi yang dibuat.
"Kebutuhan akan narasi harus ada pesan kunci, topik kampanye dan narasi konten. Kementerian ATR/BPN sudah menentukan kebutuhan narasi di tiap minggunya. Narasi ini dibuat agar sesuai dengan tujuan kita, dan dijalankan di satker seluruh indonesia," tuturnya.
Sementara itu, Widyaiswara PPSDM Kementerian ATR/BPN, yang juga moderator kegiatan ini, Ratmono mengatakan, fungsi komunikasi itu penting, baik itu internal maupun eksternal.
"Komunikasi harus dikelola dan harus berkelanjutan, karena memang komunikasi yang efektif akan mampu meningkatkan produktivitas, sekaligus meningkatkan keberhasilan organisasi sesuai dengan tujuannya," katanya.
Baca Juga: DPR Pertanyakan Kinerja Kementerian ATR BPN Atasi Kendala di Lapangan
Ketua Angkatan PKA III, yang juga Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antar Lembaga Biro Humas Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis mengungkapkan, di era keterbukaan ini, humas harus siap segalanya. Peran media sosial sangat penting untuk mengisi dengan konten atau berita Kementerian ATR/BPN.
"Di era sekarang, humas harus menguasai ruang-ruang publik, more than the others," ungkapnya.
Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan III ini diikuti oleh 40 peserta dari seluruh satker di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Berita Terkait
-
Rapat dengan DPR, ATR/BPN : Tahun 2021 Merupakan Tahun Transformasi Digital
-
Sofyan Djalil : Evaluasi Diperlukan untuk Ukur Kinerja Suatu Program
-
ATR/BPN : Untuk Capai Tujuan, maka Perbedaan Generasi harus Dijembatani
-
Bangun Bendungan untuk Rakyat, Sofyan Djalil : Jika Ada Kendala, Sampaikan!
-
Sofyan Djalil Apresiasi Perdamaian 4 Perusahaan karena Peduli Lingkungan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kasus YTR di Bandung Ungkap Bahaya Kekerasan dalam Pacaran yang Kerap Tak Disadari
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
-
Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif
-
Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat
-
Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara