Suara.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu atau DKPP pecat anggota Badan Pengawasan Pemilihan Umum atau Bawaslu yang berbuat asusila di hotel. Dalihnya, anggota Bawaslu itu lagi mengaji dengan pasangan bukan muhrim.
Tak disebutkan dengan gamblang asal anggota Bawaslu itu. Yang pasti dari salah satu daerah kabupaten.
Hal itu diceritakan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Muhammad. Di anggota Bawaslu itu mengaku lagi mengajar ngaji, tapi kok di hotel.
Hal itu disampaikan Muhammad dalam rapat dengan Komisi II DPR RI saat paparan mengenai sidang virtual yang DKPP lakukan terhadap para pelanggar selama masa pandemi.
"Jadi semua sidang DKPP itu kita buka, sidangnya terbuka kecuali kasus-kasus asusila. Ini meningkat juga nih saya gak ngerti nih, apa ini oknum penyelenggara kasus asusila meningkat," kata dia.
"Ada yang belajar mengaji berdua di hotel, bukan muhrim, digerebek oleh anggota Bawaslu yang lain, Bawaslu kabupaten X. 'Ngapain? Oh ini ada satu orang minta belajar ngaji'. Terus belajar ngajinya kok di hotel?" kata Muhammad mengulang percakapan saat penggerebekan, Kamis (10/9/2020).
Kekinian, oknum itupun sudah menjalani sidang dan diputus untuk diberhentikan akibat perbuatan asusila yang ia lakukan.
"Nah ini sudah saja kita putus, kita sudah berhentikan pak ketua Bawaslu. Jadi belajar ngaji berdua bukan muhrim di hotel. Ampun negara ini," kata Muhammad.
Ia mengaskan kembali bahwa sidang masus berkenaan asusila dilakukan secara tertutup.
Sedangkan untuk kasus Pemilu, DKPP membuka dan menyiarkan semua proses sidang secara terang benderang.
Baca Juga: Bermesraan di Kamar Apartemen, Pasangan Mesum Mati Gaya Diringkus Polisi
"Sidang virtual ini ditayangkan secara langsung melalui akun Facebook dan Youtube DKPP," kata Muhammad.
Berita Terkait
-
Komisioner KPU Kena Sanksi Jet Pribadi: DPR Turun Tangan, Ini yang akan Dilakukan!
-
DPR Hormati Sanksi DKPP untuk KPU Soal Jet Pribadi: Harus Sensitif pada Publik!
-
DPR Ultimatum Pimpinan KPU usai Kena Sanksi DKPP: Kalau Ada Pesawat Biasa Kenapa Pakai Jet Pribadi?
-
Skandal Jet Pribadi Pimpinan KPU RI, KPK: Kami Siap Pelajari Putusan DKPP
-
Borok KPU Terbongkar Lagi: Sengaja Tak Laporkan Penggunaan Jet Mewah ke DPR
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi
-
Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat
-
Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda
-
Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik
-
Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia
-
Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar
-
Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri