Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta penyelenggara Pilkada 2020 untuk disiplin protokol kesehatan sebab 45 dari 309 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pemilihan termasuk dalam zona merah corona.
Juru bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito menyebut peta zonasi risiko ini harus benar-benar diperhatikan oleh peserta dan penyelenggara Pilkada 2020.
"Dari 309 kabupaten/kota yang mengikuti pilkada, terdapat 45 kabupaten/kota atau 14,56 persen dengan risiko tinggi. Ada 152 kabupaten/kota atau 49,19 persen daerah risiko sedang," kata Wiku dalam konferensi pers dari Istana Negara, Kamis (10/9/2020).
Sisanya, 72 kabupaten/kota atau 23,3 persen berisiko rendah, lalu zona hijau 26 kabupaten/kota atau 8,41 persen tidak ada kasus baru, dan 14 kabupaten/kota atau 4,53 persen daerah tak terdampak.
"Agar benar-benar menjaga agar pilkada tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah dan menghindari klaster kasus pilkada," ucap Wiku.
Berikut 45 Kab/Kota Pelaksana Pilkada dengan Zona Risiko Tinggi (Zona Merah):
- Sumatera Utara: 1. Mandailing Natal (Pilbup), 2. Kota Binjai (Pilwalkot),3. Kota Gunungsitoli (Pilwalkot), 4. Koth Medan (Pilwalkot), 5 Kota Sibolga (Pilwalkot)
- Sumatera Barat: 1. Kota Padang (Pilgub), 2. Kota Padang Panjang (Pilgub), 3. Agam (Pilgub), 4. Kota Bukittinggi (Pilgub & Pilwalkot), 5. Kota Padang Panjang
- Riau: 1. Kuantan Singingi (Pilbup) 2. Pelalawan (Pilbup), 3. Siak (Pilbup), 4. Kota Dumai (Pilwalkot)
- Kepulauan Riau: 1. Kota Tanjung Pinang (Pilgub), 2. Kota Batam (Pilgub & Pilwalkot)
- Banten
1. Kota Tangerang Selatan (Pilwalkot) - Sulawesi Utara
1. Kota Manado (Pilgub & Pilwalkot) - Jawa Barat
1. Kota Depok (Pilwalkot) - Jawa Tengah
1. Kota Semarang (Pilwalkot) - Jawa Timur: 1. Banyuwangi (Pilbup), 2. Sidoarjo (Pilbup), 3. Kota Pasuruan (Pilwalkot)
- Bali: 1. Badung (Pilbup), 2. Bangli (Pilbup), 3. Jembrana (Pilbup), 4. Karangasem (Pilbup), 5. Tabanan (Pilbup), 6. Kota Denpasar (Pilwalkot)
- Sulawesi Selatan: 1. Kota Makassar (Pilwalkot)
- Kalimantan Selatan: 1. Barito Kuala (Pilgub), 2. Hulu Sungai Utara (Pilgub), 3. Tanah Laut (Pilgub), 4. Balangan (Pilgub & Pilbup), 5. Hulu Sungai Tengah (Pilgub & Pilbup), 6. Kotabaru (Pilgub & Pilbup)
- Kallmantan Tengah: 1. Barito Selatan (Pilgub), 2. Barito Timur (Pilgub), 3. Barito Utara (Pilgub), 4. Kota Palangkaraya (Pilgub)
- Kalimantan Timur: 1. Kutai Kartanegara (Pilbup), 2. Mahakam Ulu (Pilbup), 3. Kota Balikpapan (Pilbup), 4. Kota Bontang (Pilwalkot), 5. Kota Samarinda (Pilwalkot)
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
Jejak Suap Proyek di Rejang Lebong Melebar, KPK Periksa Elite PAN hingga Pejabat PU
-
Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras
-
KPK Periksa 7 Kades terkait Dugaan Pemerasan di Pati, Tujuh Kades Ikut Diperiksa
-
Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat
-
Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz
-
Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang
-
Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan
-
Nadiem Makarim Sebut Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif Tak Masuk Akal: Ibam is One of Us