Suara.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito meminta seluruh masyarakat Ibu Kota untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan jika tak mau kembali diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total.
Wiku berharap PSBB Jakarta Jilid II yang mulai berlaku 14 September besok menjadi pelajaran bagi warga agar taat protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak.
"Jadi ini adalah pelajaran besar buat kita semuanya, bahwa kalau kita tidak disiplin nanti akan terjadi PSBB juga tidak ada gunanya, PSBB hanya mencegah pada saat PSBB akan turun, ketika PSBB dibuka kembali lagi, yang penting itu disiplin, mau PSBB tidak PSBB kalau kita disiplin kasus akan terkendali," kata Wiku dalam diskusi dari Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (11/9/2020).
Ahli epidemiologi Universitas Indonesia dr Iwan Ariawan, MSPH memaparkan berdasarkan temuan Facebook Data For Good - Tim Sinergi Mahadata UI melaporkan bahwa terjadi peningkatan mobilitas dalam masa PSBB Transisi 31 Agustus 2020-6 September 2020 dibandingkan masa PSBB 4-10 Mei 2020.
"Setiap hari itu yang banyak terjadi pergerakan penduduk di pagi hari waktu orang pergi ke kantor dan di sore hari waktu orang pulang dari kantor. Pada tanggal-tanggal tertentu di mana ada libur panjang itu terjadi pergerakan penduduk dari kota besar ke luar kota,” kata Iwan.
Wiku menyebut pelonggaran mobilitas dalam PSBB Transisi ini menjadi salah satu faktor penyebaran virus corona covid-19 ke beberapa daerah lain di Pulau Jawa.
"Kasus di Pulau Jawa dan Bali itu per tanggal 10 September itu, kontribusi terhadap kasus nasionalnya adalah 64,18 persen," ucapnya.
Wiku kemudian menjelaskan saat ini jumlah zona merah Covid-19 secara nasional juga bertambah dari 65 kabupaten/kota menjadi 70 kabupaten/kota.
Kemudian zona oranye atau risiko sedang juga mengalami kenaikan dari 230 kabupaten kota menjadi 267 kabupaten kota.
Baca Juga: Anies Terapkan PSBB Total, Pemprov DKI Tunda Pembukaan Bioskop
Zona kuning atau risiko rendah juga mengalami penurunan dari 151 kabupaten/kota menjadi 114 kabupaten kota.
Sebagai informasi, per 11 September 2020 hari ini tercatat angka pasien positif covid-19 Indonesia sudah mencapai 210.940 orang, 52.179 di antaranya dalam perawatan, 150.217 orang sembuh, dan 8.544 jiwa meninggal dunia.
Tag
Berita Terkait
-
Mumpung Masih Gratis, Jubir Covid-19 Minta Masyarakat Segera Vaksin Booster Kedua
-
RSDC Wisma Atlet Kemayoran Resmi Ditutup Hari Ini, Nakes dan Relawan Purna Tugas
-
Satgas Covid-19: Subvarian XBB Merebak, Prokes Liburan Akhir Tahun Harus Diperketat
-
Pemerintah Tak Ingin Tergesa-gesa Sampaikan Indonesia Bebas Pandemi Covid-19
-
Pandemi Covid-19 Terkendali, PB IDI Wanti-wanti Masyarakat: Jangan Terlalu Euforia
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
KPK Dalami Kaitan Rangkap Jabatan Mulyono dengan Modus Korupsi Restitusi Pajak
-
Meriahkan Imlek, InJourney Tawarkan Promo Tiket Sunrise Borobudur Rp350 Ribu
-
Tunaikan Umrah, Momen Megawati Didampingi Prananda dan Puan Ambil Miqat Masjid Tan'im
-
Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan