Suara.com - Menteri Perhubungan Indonesia, Budi Karya Sumadi angkat bicara soal bagaimana sistem dan tata kelola transportasi di era pandemi covid-19.
Budi menuturkan bahwa pihaknya telah berusaha untuk menyesuaikan diri dengan kondisi yang tengah terjadi. Oleh sebab itu, tidak heran apabila sampai saat ini belum ada catatan yang mengatakan bahwa ada orang terkena covid-19 usai menaiki pesawat.
Hal ini ia sampaikan dalam tayangan YouTube Deddy Corbuzier yang diunggah pada Rabu (16/9/2020).
Menteri yang sempat dikabarkan terkena virus corona ini mengatakan apa saja hal-hal yang telah pihaknya lakukan untuk mengawal berbagai jenis transportasi di tengah pandemi. Bahkan, ia tampak bangga dengan capaian transportasi udara.
"Alhamdulillah tidak ada satu catatan tertentu yang mengatakan bahwa orang yang naik pesawat itu terkena covid," lugas Budi.
Menurutnya, hal ini disebabkan lantaran para punggawa sektor penerbangan telah mengawal ketat sistem sejak saat penumpang mulai tiba di bandara hingga penumpang sampai di tempat tujuan.
"Penerbangan pesawat kita kawal dengan ketat. Bagaimana proses pada saat mereka naik, di dalam, dan sebagainya," ujarnya.
Lebih lanjut lagi, Budi mengatakan bahwa resiko di dalam pesawat lebih kecil daripada sejumlah tempat lainnya seperti gedung-gedung yang tertutup. Pasalnya, pesawat memiliki teknologi yang dapat mensirkulasikan udara dengan baik.
Oleh sebab itu, ia juga mengatakan bahwa siapa saja tidak perlu takut saat harus naik pesawat.
Baca Juga: Jamin Tak Ditutupi, Kepala BKD DKI: Anies Kalau Kena Covid-19 Pasti Ngomong
"Gak perlu takut, pesawat ada teknologi yang menyirkulasikan udara. Setiap 2 menit sekali udara itu keluar jadi lebih aman," jelasnya.
Dalam pembuatan keputusan soal transportasi, Budi mengaku telah menggandeng sejumlah pakar dan ahli dari sejumlah universitas ternama Indonesia.
"Kita kalau mau bikin kebijakan diskusi dengan pakar epidemiologi. Transportasi udara dengan UI, kereta dengan UGM, darat dengan ITB," sambung Budi.
Tidak hanya itu, Budi juga mengungkapkan bahwasannya kebijakan penerbangan masing-masing negara berbeda. Saat ini, Indonesia disebut hanya memprioritaskan penerbangan manca negara yang bersifat penting saja.
"Flight sangat terbatas, limited, dibatasi WNI yang ada di luar. Negara-negara tertentu cuma 1 flight. Penerbangan ini memang jenisnya penerbangan kemanusiaan. Sementara ini untuk mereka para pekerja," kata Budi.
Budi pun mengungkapkan bahwa saat ini prioritas penerbangan untuk manca negara belum mengarah pada kepentingan pariwisata.
Hingga Kamis (17/9/2020) siang, video Deddy Corbuzier yang mengundang Budi Karya sebagai bintang tamunya telah disaksikan sebanyak 53.800 kali.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan