Para ilmuwan percaya bahwa tujuh dari ratusan jejak kaki yang ditemukan dapat diidentifikasikan sebagai hominin, yaitu jejak sekelompok manusia baik yang ada saat ini maupun yang telah punah.
Empat di antaranya, dengan mempertimbangkan jarak, perbedaan ukuran dan orientasi arah yang sama, ditafsirkan sebagai dua atau tiga individu yang tengah bepergian bersama.
Bukan peninggalan manusia Neanderthal
Para peneliti berpendapat bahwa secara anatomis dan berdasarkan perkiraan tinggi dan massa yang disimpulkan dari cetakan jejak kaki, jejak ini adalah milik manusia modern yang anatomis berbeda dengan manusia Neanderthal.
Selain itu, ilmuwan juga mempertimbangkan bahwa manusia Neanderthal tidak diketahui pernah berada di wilayah Timur Tengah yang lebih luas pada saat itu.
"Kami tahu bahwa manusia mengunjungi danau ini pada saat yang sama dengan hewan-hewan ini, dan, tidak seperti biasanya di daerah tersebut, tidak ada peralatan yang terbuat dari batu," kata Stewart.
Menurutnya, temuan ini mengindikasikan bahwa di sana manusia telah membuat daerah pemukiman dalam jangka panjang.
“Tampaknya orang-orang ini mengunjungi danau untuk mencari sumber air dan untuk mencari makan pada saat yang sama dengan para hewan," dan mungkin juga untuk memburu hewan-hewan itu.
Gajah, yang punah di wilayah Levant sekitar 400.000 tahun yang lalu, diperkirakan pernah menjadi mangsa empuk bagi manusia pada masa lalu.
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Jejak Kaki Manusia Paling Awal di Luar Afrika
Keberadaan kawanan gajah purba menunjukkan adanya sumber air tawar dan tanaman hijau yang melimpah di suatu wilayah.
Levant adalah istilah historis yang secara luas mengacu pada wilayah geografis di daratan pesisir Mediterania timur Asia Kecil dan Fenisia atau yang saat ini termasuk wilayah Turki, Suriah, dan Lebanon.
Nenek moyang manusia susuri pedalaman
Selain jejak kaki, para ilmuwan juga menemukan sekitar 233 buah fosil. Kemungkinan ada juga karnivora tertarik akan keberadaan herbivora di Danau Purba Alathar.
Jenis herbivora di sana pada saat itu diduga mirip dengan jenis yang ada di sabana Afrika saat ini. Sebelumnya diketahui bahwa manusia purba menyebar ke Eurasia lewat Yunani selatan dan melalui wilayah Levant.
Dalam perjalanannya ini, manusia purba mengeksploitasi sumber daya pesisir yang mereka lewati. Tetapi penelitian terbaru ini menunjukkan bahwa "rute pedalaman, menyusuri danau dan sungai, mungkin juga sangat penting," kata Stewart.
Berita Terkait
-
Ilmuwan Temukan Jejak Kaki Manusia Paling Awal di Luar Afrika
-
Ilmuwan China Bantu Arab Saudi Temukan Uranium untuk Bangun Senjata Nuklir
-
UEA dan Bahrain Damai dengan Israel, Arab Saudi Tegaskan Bela Palestina
-
Ditagih Upah Malah Marah, 2 WNI di Jeddah Dianiaya Majikan
-
Arab Saudi Buka Ibadah Umroh 2021, Angin Segar Untuk Pengusaha Biro Travel
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi