Suara.com - Beredar sebuah video TikTok gabungan mempertontokan reaksi tiga Tenaga Kesehatan (Nakes) saat melihat dan mengamati sekelompok wanita yang tengah berkumpul tanpa menerapkan protokol Covid-19.
Video ini dibuat oleh salah satu pengguna TikTok yang kemudian diunggah ulang oleh pemilik akun Twitter @lidiziii pada Minggu (20/9/2020).
Dalam konten TikTok gabungan tersebut, terdapat dua video yang sangat bertolak belakang.
Pada video pertama atau sisi kanan, terlihat rekaman sekelompok orang yang asyik berkumpul dalam sebuah ruangan.
Mereka mengundang perhatian lantaran tidak menerapkan protokol kesehatan sebagaimana mestinya. Tidak menjaga jarak dan tidak mengenakan masker.
Mereka tampak girang dan melompat melitas di depan kamera satu demi satu.
Sementara pada video kedua atau sisi kiri, terekam tiga orang Tenaga Kesehatan (Nakes) yang tampak melihat aksi sekelompok orang tersebut.
Ketiga nakes tersebut tidak banyak bergerak, dengan wajah yang tampak heran. Mereka hanya melambaikan tangan ketika segerombolan wanita itu melambai.
Video unggahan @lidiziii tersebut sontak viral dan mengundang berbagai reaksi publik.
Baca Juga: Nakes di Puskesmas Gedongtengen Positif Covid-19, Ini Kronologinya
Hingga tulisan ini dibuat, video tersebut telah ditayangkan sebanyak 351.800 kali.
Tidak hanya itu, video ini pun telah di-retweets 3.400 kali dan disukai oleh 14.600 pengguna Twitter.
Sejumlah warganet pun meninggalkan komentar. Sebagian dari mereka respect dengan ketiga Nakes dan mengecam ulah sekelompok manusia yang terekam tidak menerapkan protokol kesehatan.
"Para tenaga medis: 'masih gue liatin'," ujar @bijieyeday.
"Kenapa ada video nakes disandingkan karena mereka kan bikin TikTok ramean gitu, tidak menerapkan social distancing lah istilahnya. Jadi para dokter tu sudah siap-siap," balas @pclndr.
"Para dokternya lagi nandain muka-muka mereka biar pas kena covid dokternya tidak terima itu pasien hahaha," balas salah seorang warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi