Suara.com - Kepala Satgas Nasional Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo meminta masyarakat tingkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan Covid-19, sekalipun mereka hanya berdiam diri di rumah tanpa ada aktivitas di luar ruang.
Sebab mengacu data pasien di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta terdapat pasien positif Covid-19 yang ikut terpapar meski mereka sudah mengisolasikan diri dari aktivitas di luar rumah.
"Data dari pasien Wisma Atlet beberapa Minggu lalu dilakukan survei, terdapat 7 persen mereka yang dirawat adalah orang yang tidak keluar rumah. Jadi bagi mereka yang tetap di rumah pun tetap waspada harus hati-hati," kata Doni dalam paparannya di Komisi VIII DPR, Selasa (22/9/2020).
Doni mengatakan kemungkinkan besar terjadinya penularan mereka yang berada di rumah saja lantaran masih adanya salah satu anggota keluarga yang beaktivitas di luar. Anggota keluarga itu yang kemudian menjadi pembawa atau carier dari Covid-19 ke dalam rumah sehingga terjadi transmisi ke anggota keluarga lainnya.
"Karena apabila ada anggota keluarga yang sering keluar rumah dan kembali ke rumah tidak memperhatikan protokol kesehatan di rumah maka bisa menulari saudaranya yang lain," ujar Doni.
Atas dasar itu, Doni meminta agar ada pemisahan antara anggota keluarga yang berdiam di rumah dengan mereka yang masih harus bekerja keluar demi meminimalisir penularan. Terlebih bagi anggota keluarga yang memiliki penyakit penyerta.
"Ini lah yang harus tetap kita ingatkan kepada masyarakat bahwa kelompok komorbid harus dipisahkan dari yang bekerja yang bisa saja terpapar Covid-19 tetapi tidak mengalami gejala apa-apa," kata Doni.
Sebelumnya, diakui Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro bahwa penambahan kasus positif bertambah secara signifikan. Infeksi baru kembali tembus lebih dari 4 ribu saat dilaporkan Senin (21/9). Sehingga secara akumulatif, total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 248.852 kasus.
"Penambahan yang signifikan yaitu sebanyak 4.176 kasus," ujar Reisa dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Senin (21/9/2020).
Baca Juga: Ada ASN Positif Covid-19, Kantor Gubernur Jambi Ditutup Tiga Hari
Kemudian, kata Reisa, jumlah kasus aktif atau pasien yang masih menjalani isolasi mencapai 58.378 orang. Jumlah tersebut mengalami kenaikan 582 kasus aktif dibanding Minggu, 20 September 2020.
Tak hanya itu, Reisa mengatakan angka kasus aktif dan konfirmasi merupakan salah satu hasil dari meningkatnya upaya pelacakan atau tracing dan pemeriksaan seiring dengan upaya pemerintah yang terus meningkatkan kemampuan 3T yakni testing, tracing dan treatment.
Berita Terkait
-
Ada ASN Positif Covid-19, Kantor Gubernur Jambi Ditutup Tiga Hari
-
Bandel! Kafe dan Tempat Karaoke di Kota Tegal Langgar Protokol Kesehatan
-
Tak Hanya 14 Hari, PSBB Banten Diperpanjang Jadi Satu Bulan
-
HUT ke-65 Korlantas Polri, Ratusan Pengayuh Becak Ikut Rapid Test Gratis
-
Waduh! Acara Ulang Tahun Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Solo
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Alarm Kesehatan: Wamenkes Soroti Lonjakan Kasus Kanker Serviks di Usia 30-an
-
Maktour dalam Kasus Kuota Haji: Saksi atau Terlibat?
-
Fitnah Es Gabus Berbahan Spons, DPR Tegaskan Minta Maaf Saja Tak Cukup, Oknum Aparat Harus Disanksi!
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan