Suara.com - Piknik berujung petaka dialami oleh tiga remaja asal Pakistan yang tewas tenggelam setelah terpeleset di kolam saat membuat konten TikTok.
Menyadur Gulf News, Shahzad (23), Sajjad (25), dan Zabeer (18), dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (20/9) usai tenggelam di sebuah kolam di kawasan Raees Goth.
Insiden bermula ketika tiga sekawan yang tengah menikmati akhir pekan ini berupaya untuk membuat video yang akan diunggah ke TikTok.
Saat merekam di tepi kolam, salah satu dari mereka tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke air.
Sontak, keduanya yang melihat sahabatnya tenggelam, langsung ikut melompat ke kolam untuk melakukan upaya penyelamatan.
Namun nahas, tiga anak muda ini malah tenggelam di kolam yang tidak disebutkan berapa kedalamannya.
Menurut laporan media Pakistan, regu penyelamat yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi jasad tiga laki-laki itu dan dibawa ke rumah sakit setempat.
Peristiwa serupa juga terjadi belum lama ini di Pakistan, di mana seorang remaja laki-laki tersambar kereta saat tengah membuat konten TikTok.
Umar Hayat, remaja asal Abbotabad ini terkena salah satu handle kereta api di bagian belakang kepalanya saat berpose di samping rel.
Baca Juga: Pulang Larut Malam dan Dicap Nakal, Perempuan Ini Bungkam Omongan Tetangga
Tak dijelaskan apakah ia mengalami luka. Namun, pemuda ini dilaporkan selamat.Sebuah video tentang Umar tersambar kereta ini kemudian diunggah ke TikTok dan berujung viral.
Atas insiden itu, polisi setempat langsung melakukan penyelidikan yang berujung pada penangkapan Umar.
Remaja itu didakwa dengan Pasal 325 tentang percobaan bunuh diri dari KUHP Pakistan dan Pasal 122A1 dari Undang-Undang Perkeretaapian.
Pedoman komunitas TikTok yang tersedia di situs web mereka menyebutkan platform ini tidak mempromosikan partisipasi dalam aktivitas yang membahayakan.
"Kami tidak mengizinkan konten yang mendorong tindakan menyakiti diri sendiri atau bunuh diri, tetapi kami mengizinkan pengguna kami untuk berbagi pengalaman mereka guna meningkatkan kesadaran tentang masalah ini," kata pernyataan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB
-
Siapa Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Target Militer AS dan Israel