Suara.com - Musim penghujan mulai datang meliputi wilayah Jakarta dan sekitarnya di penghujung September 2020 ini.
Para penggali dan pengubur jenazah covid di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur mengaku kewalahan.
Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh Aris (40), petugas PJLP atau penggali dan pengubur jenazah covid di TPU Pondok Ranggon.
Aris mengaku, dengan akhir-akhir ini hujan turun mengguyur pekerjaannya menjadi semakin berat.
Pasalnya biar pun hujan deras mengguyur di TPU Pondok Ranggon ia dan rekan-rekannya harus tetap bekerja melayani jenazah yang datang.
"Kami kelelahan di kala hujan datang. Enggak ada tempat meneduh, hujan pun kita kalau jenazah datang mau enggak mau harus kita layani," kata Aris saat ditemui Suara.com di lokasi, Rabu (23/9/2020).
Namun menurutnya, mau tidak mau semua harus dijalaninya lantaran sudah menjadi tanggung jawab sebagai orang yang ditunjuk memakamkan jenazah pasien Covid-19.
Hal senada juga disampaikan, Junaidi (43), yang berprofesi sama dengan Aris. Menurutnya, beban kerjanya semakin bertambah mana kala hujan datang. Belum lagi, kata dia, kalau harus menggali liang lahad yang tanahnya penuh bebatuan.
"Duka mungkin lebih tepatnya, beban kerja kali beban kerja paling ketika dihadapkan dengan struktur tanah yang bebatuan keras harus direndam duku dan faktor hujan juga," tuturnya.
Baca Juga: Cerita Rahmat Ikut Kuburkan 42 Jenazah Pasien Corona di TPU Pondok Ranggon
Apalagi jika hujan turun mobil ambulan pembawa jenazah tak menurunkan jenazahnya tepat dekat dengan liang lahad. Hal itu mengingat tekstur tanah yang licin berubah ketika hujan.
"Jadi menjemput kita ke sana dengan jarak lumayan jauh," tuturnya.
Sebenarnya diakui Aris dan Junaidi, keduanya tak mau mengeluh. Keduanya juga berharap agar rasa lelah yang mereka dapat bisa menjadi manfaat untuk orang banyak.
Keduanya hanya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mentaati anjuran pemerintah soal protokol kesehatan. Hal itu agar jumlah kematian karena covid tidak terus meningkat.
"Ikuti protokol kesehatan jaga jarak pakai masker cuci tangan dan jaga kesehatan itu aja imbauannya. Iya kalau dari pengubur juga sudah lelah," tandasnya.
Ambulans Antre
Berita Terkait
-
Terungkap, 5 Fakta di Balik 3 Mobil Polisi Terbakar Dekat TPU Pondok Ranggon
-
Para Penggali Kubur di Gaza Berjuang Hadapi Lonjakan Korban Perang hingga Nyaris Kehabisan Ruang Pemakaman
-
Nikita Mirzani Bagi-Bagi Tiket Umrah untuk Penggali Kubur dan Marbot Masjid, Begini Cara Mendapatkannya
-
Rudi Samin Sebut JNE Sewa Penggali Kubur Untuk Timbun Bansos Jokowi
-
Cerita Penggali Kubur Almarhum Eril, Kerja Dari Subuh hingga Beruntung Bisa Bantu Ridwan Kamil
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan