Suara.com - Sebagaimana diketahui, pemerintah getol memperketat penerapan protokol kesehatan di masyarakat guna mengurangi angka penularan Covid-19 yang tiap hari makin meledak.
Di berbagai wilayah, petugas yang terdiri dari pihak kepolisian dan Satpol PP diterjunkan untuk menertibkan masyarakat akan protokol kesehatan Covid-19.
Bagi mereka yang kedapatan tidak memakai masker, maka akan diberi sanksi oleh petugas seperti menyapu jalanan hingga denda uang tunai.
Baru-baru ini, sebuah video unggahan akun Instagram @nenk_update, memperlihatkan kejadian di lapangan terkait penertiban protokol kesehatan.
"Ngamuk karena terjaring razia masker, pria Bekasi ancam akan hancurkan dunia," tulis @nenk_update, Jumat (26/09/2020).
Dalam video itu, seorang pria berkaos biru diduga melanggar protokol kesehatan dengan tidak memakai masker.
Saat dirazia petugas, ia ngamuk-ngamuk tak jelas sambil mengumpat meski ditenangkan oleh petugas.
"Dunia gue ancurin nih, dunia gue ancurin semua!" kata pria tersebut penuh amarah.
Pria itu nampak tidak takut dengan petugas polisi dan militer yang sedang dihadapinya.
Baca Juga: Geliat Pendidikan di Tengah Badai Pandemi Covid-19
Terekam pula di video tersebut, sebuah papan tertulis "SIDANG DI TEMPAT, OPERASI YUSTISI PROTOKOL KESEHATAN" di posko penanganan Covid-19.
Hingga artikel ini diturunkan, belum diketahui secara pasti apa alasan pria tersebut ingin menghancurkan dunia.
Sementara itu, di kolom komentar @nenk_update yang berpengikut 428 ribu orang itu, ratusan warganet langsung mengomentari aksi si pria.
"Hancurkan dunia dengan bermodal semangat dan optimis," komentar akun @odhywil*** dengan emoticon tertawa.
"Gara-gara makan odading mang oleh berasa jadi ironmeeeeen," timpal warganet lainnya pemilik akun @dewiaq****
Berita Terkait
-
Sempat Dirumorkan Keturunan Jawa, Pemain Leeds United Resmi Bela Timnas Suriname
-
Aktif Seharian? Ini 5 Sunscreen SPF 50 Pria Pelindung dari Sinar UV
-
Joey Pelupessy Masih Kesal Gagalnya Patrick Kluivert Antar Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
-
Minyak Dunia Naik Lagi, Brent Menguat 2,7 Persen dalam Sepekan
-
ARMY Makin Bersiap, BTS Umumkan Jadwal Rilis Album dan Tur Dunia 2026
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional