Suara.com - Petugas Terminal Bandara Mozes Kilangin, Timika, sisi selatan pada Sabtu (26/9/2020), pagi, menyita 144 minuman beralkohol dari salah satu penumpang.
Kapolsek Bandara Mozes Kilangin Inspektur Polisi Dua Andi Batilu mengatakan ratusan botol minuman beralkohol yang dikemas dalam botol berukuran 350 mililiter itu hendak dibawa ke Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak.
Minuman memabukkan disembunyikan dalam dua karton besar. Tertulis dalam manifesnya sebagai daging babi.
"Rencananya minuman itu akan diangkut dengan penerbangan Smart Air PK-SNP dari Bandara Timika menuju Bandara Ilaga pada Sabtu pagi. Petugas mencurigai isi dua karton besar itu. Setelah dibuka, ternyata berisi minuman berlabel semuanya," kata Andi.
Atas temuan itu, petugas Terminal Bandara Timika sisi selatan kemudian mengamankan pemilik barang bersama ratusan botol minuman ke kantor Polsek Kawasan Bandara Timika untuk dimintai keterangan.
Kepolisian mencurigai barang tersebut bukan milik penumpang, namun hanya dititipkan oleh orang lain untuk dibawa ke Ilaga.
"Kami sedang memeriksa pemilik barang, tapi kami curiga barang itu hanya titipan yang hendak dibawa ke Ilaga. Yang jelas, kami masih terus menyelidiki kasus ini," kata Andi.
Dengan adanya temuan itu, jajaran Polsek Bandara Timika bekerja sama dengan aparat terkait lainnya baik di terminal penumpang sisi selatan yang dioperasikan Unit Pengelola Bandar Udara maupun terminal penumpang sisi utara yang dikelola oleh PT. AVCO akan terus memperketat pegawasan barang-barang bawaan penumpang.
"Ini bukan kejadian pertama. Sebelumnya sudah banyak minuman beralkohol yang kami amankan. Minuman beralkohol itu dibawa oleh penumpang baik yang berangkat maupun yang baru tiba di Timika. Makanya semua barang bawaan penumpang terlebih dahulu harus diperiksa oleh petugas melalui peralatan X-Ray saat masuk di Terminal Bandara," kata Andi. [Antara]
Baca Juga: 2 Tukang Ojek Korban Penembakan di Papua Dirawat di Timika
Berita Terkait
-
Satpol PP Sita Ribuan Botol Miras dari Sejumlah Warung dan Gudang di Jakarta Barat
-
Satpol PP DKI Sita Ratusan Botol Miras Ilegal Jelang Ramadan, Sasar Pedagang Tak Berizin
-
Asal-usul Makanan Bakso di Indonesia, Awalnya dari Daging Babi?
-
Fakta Viral Bakso Babi di Bantul, Warga Muslim Terkecoh Penjual Dianggap Tak Transparan
-
Lamban Lindungi Rakyat dari Rokok dan Gula, 32 Organisasi Desak Pemerintah Tegakkan PP Kesehatan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah